Berita

Dipicu Masalah Perbatasan Tanah, Ibu Rumah Tangga Dipukuli Hingga Tewas

FaseBerita.ID – LHP (30) seorang Ibu Rumah Tangga tewas setelah dianiaya oleh tetangganya di dekat kediaman mereka di Dusun Janji Matogu, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, Jumat (24/7). Korban tewas di tempat, setelah RST (40) memukul kepala bagian korban berulang-ulang.

Kepala Polisi Resort Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradhana Elhaj lewat pers rilis yang disampaikan Kasubbag Humas Ipda Asdul Pane menceritakan, sebelum kejadian itu, L (12) anak korban melintas di dekat kediaman pelaku. Rupanya, anak korban melihat anak pelaku dan kemudian ditegur oleh pelaku.

“Pelaku sempat menegur anak korban yang melihat anaknya. Dan melaporkan kejadian itu kepada ibunya,” ujar Ipda Asdul lewat keterangan pers rilisnya, Minggu (26/7).

Asdul mengatakan, setelah korban mendengarkan laporan anaknya, korban kemudian mendatangi pelaku dan terjadilah pertengkaran.

Kemudian pelaku masuk ke dalam rumah dan mencari sesuatu, dan diikuti oleh istrinya dan berusaha mencegah pelaku agar menyudahi pertengkaran itu.

Tindakan istrinya tidak digubris, pelaku malah menolak isterinya hingga terjatuh dan kemudian kembali ke luar rumah.

Saat berada di luar rumah, pelaku menemukan sepotong kayu dan mengambilnya lalu mendatangi korban yang masih berada di dekat rumahnya.

“Pelaku mendatangi korban dan memukulkan kayu yang dipegangnya ke bagian kepala korban. Sehingga korban terjatuh,” kata Asdul.

Setelah korban terjatuh, pelaku masih terus memukuli korban. Hingga akhirnya, korban meregang nyawa dan menghembuskan nafas terakhirnya di depan rumah pelaku.

“Korban meninggal dunia di tempat. Dan sempat dibawa ke rumah sakit di Padangsidimpuan untuk divisum,” kata Asdul.

Asdul mengatakan, pelaku dan korban merupakan tetangga yang tinggal bersebelahan rumah. Dan kejadian itu, diduga dipicu masalah batas tanah antara halaman rumah korban dan pelaku. “Untuk motif permasalahan diduga masalah batas tanah. Dan masih kita selidiki,” ujar Asdul.

Untuk pelaku, kata Asdul, setelah kejadian sudah melarikan diri. Dan saat ini masih dalam pengejaran.

“Pelaku masih kita lidik. Dan korban sudah dibawa ke rumah duka dan dimakamkan. Kita sudah berkoordinasi kepada isteri pelaku, dan meminta pelaku agar menyerahkan diri,” ucap Asdul. (yza)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button