Berita

Dinsos Tapteng Gelar Sosialisasi Verifikasi dan Validasi DTKS

FaseBerita.ID – Guna pemutakhiran data, Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar Sosialisasi Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kabupaten Tahun 2020.

Kegiatan yang berlangsung Selasa (11/2) lalu di Gedung Pertemuan Panca Prima Pandan ini dibuka oleh Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesmas Freddy L Situmeang, didampingi Kepala Dinas (Kadis) Sosial Tapteng Parulian Sojuangon Panggabean.

Freddy mengatakan, bahwa melalui Peraturan Menteri Sosial Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, Pasal 4 dikatakan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota melakukan Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial paling sedikit satu kali setahun.

“Data kemiskinan bersifat sangat dinamis sehingga pemutahiran (updating) data semestinya dilakukan secara periodik guna menghindari salah sasaran dalam penyaluran bantuan Sosial (Bansos) yang bernilai triliunan secara nasional,” ujar Freddy saat membacakan sambutan Bupati Tapteng.

Sementara, lanjut Freddy, di Kabupaten Tapteng sudah melakukan verifikasi dan validasi sejak tahun 2019.

“Ada sebanyak empat kali tetapi belum maksimal sehingga tahun 2020 ini verifikasi dan validasi data masyarakat miskin dapat maksimal dilaksanakan bahkan sampai 100%,” ucapnya.

Dia menyebutkan, bahwa DTKS digunakan sebagai basis data masyarakat miskin untuk Program Bantuan Sosial Pemerintah Pusat, seperti Program Sembako, PKH, PBI-JK, KIP, KUBE, RUTILAHU, SARLING, Bantuan Lansia Terlantar, Disabilitas, dan lain lain.

“Diharapkan dinas-dinas terkait, Camat/Lurah, Kepala Desa, dan semua elemen yang terlibat, termasuk TKSK dan PKH agar secara tegas untuk mencoret masyarakat yang sudah mampu untuk keluar dari penerima bantuan tersebut. Untuk ini, saya harapkan partisipasi aktif dan bersinergi dari semua elemen terkait untuk dapat melakukan verifikasi dan validasi data masyarakat miskin dengan melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan melalui alur yang telah ditetapkan oleh Pemerintah sehingga bantuan-bantuan sosial tersebut dapat tepat sasaran dan dapat mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Tapanuli Tengah,”katanya.

Sebelumnya, Kadis Sosial Tapteng Parulian Sojuangon Panggabean menjelaskan, aplikasi yang digunakan dalam mendukung pekerjaan validasi dan verifikasi DTKS dan mengharapkan tim termasuk Operator untuk dapat bekerja dengan sebaik mungkin.

“Sebagaimana pesan yang disampaikan oleh Bapak Bupati kepada kita semua agar dapat bekerja dengan sebaik mungkin melakukan verifikasi dan validasi data masyarakat miskin sesuai prosedur yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Aplikasi yang digunakan mendukung verifikasi dan validasi ini menggunakan teknologi yang canggih, aplikasi tersistem komputerisasi yaitu Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) dengan server di Dinas Sosial Tapteng dimana sistem online dari Kementerian Sosial,” sebut Parulian.

Untuk mendukung berhasilnya tugas ini, masi kata Parulian, di Kabupaten Tapteng dengan luas daerah meliputi 20 kecamatan akan dibantu oleh pihak kecamatan, kelurahan, dan desa.

“Kita bersyukur dengan kinerja selama ini, di tahun 2019 kita terbaik se Indonesia dalam penyaluran Bansos versi BRI, 99,7% daya serap yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah, kita terbaik se-Indonesia. Saya menghimbau kepada kita semua marilah kita bekerja dengan sebaik mungkin terima kasih,” katanya.

Adapun Narasumber pada kegiatan ini adalah Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Tapteng Nurlailan Batubara. (dh/sr)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker