Berita

Dinas Sosial Kota Sibolga Sosialisasikan Layanan Data dan Pengaduan Bantuan Sosial

SIBOLGA, FaseBerita.ID– Dinas Sosial Kota Sibolga sosialisasikan layanan data dan pengaduan terkait bantuan sosial, Senin (9/12) di aula kantor Dinas Sosial. Kegiatan dibuka langsung oleh Kadis Sosial Kota Sibolga dihadiri Camat, Lurah dan peserta sosialisasi.

Hadir dan turut memberikan materi sosialisasi kordinator teknis TKSK Abdul Wahab Piliang, Koordinator Pendamping PKH Desmon Hutagalung dan Pendamping Anak M Yasir Pasaribu.

Kadis Sosial Kota Sibolga Bustanul Arifin, ST dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kota Sibolga telah dan sedang melaksanakan beberapa program seperti diamanatkan oleh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2010 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.

“Kita berharap, kegiatan pengadaan layanan data dan pengaduan terkait bantuan sosial Kota Sibolga tahun 2019 ini dapat terlaksana dengan baik untuk merubah paradigma dan pola pikir dengan mendapatkan informasi secara langsung dari pihak pelapor,” kata Bustanul.

Dengan terlaksananya kegiatan itu, sambungnya, sangat membantu warga masyarakat untuk mendapatkan informasi prosedur mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. “Sehingga informasi dan pelayanan yang diberikan dari petugas kepada masyarakat dapat terlayani dengan baik,” imbuhnya.

Pada prinsipnya, lanjut Bustanul, pelayanan pengaduan masyarakat agar mendapatkan informasi melalui posko pengaduan merupakan salah satu sarana yang disediakan Pemerintah sebagai sarana mempermudah pengaduan masyarakat.

“Sebab dalam setiap kegiatan atau pekerjaan yang melibatkan banyak orang kemungkinan terjadinya kesalahpahaman, salah pengertian, miskomunikasi, dan ketidakakuratan informasi antar pemberi informasi dan penerima informasi akan terjadi,” bebernya.

Menurutnya, program layanan data dan pengaduan terkait bantuan sosial Kota Sibolga tahun 2019 merupakan amanat Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 76 tahun 2013 tentang Pengelolaan Pengaduan Layanan Publik. Tujuan dari Perpres itu adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam memperoleh pelayanan publik yang berkualitas, wajar dan adil,” tandasnya.

Sementara Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penangan Fakir Miskin Alam Satriwal Tanjung SSos selaku Panitia Pelaksana Kegiatan dalam laporannya mengatakan, tujuan kegiatan itu yakni untuk mewujudkan terlaksananya program pemberdayaan fakir miskin dan penyandang masalah kesejahteraan sosial di Kota Sibolga yang belum terdata.

“Sehingga dapat dilaporkan melalui pelayanan data dan pengaduan disetiap jam kerja kantor Dinas Sosial Kota Sibolga untuk dilakukan verifikasi dan validasi secara faktual apakah laporan tersebut sesuai dengan apa yang dilaporkan,” jelasnya.

Selain itu, katanya lagi, kegiatan itu juga untuk mendukung kebijakan nasional program terpadu pemutakhiran basis data terpadu, dimana saat ini masih ada ditemukan warga yang dianggap layak mendapatkan bantuan, namun tidak masuk dalam daftar basis data terpadu. Basis data terpadu merupakan data nasional dalam penanggulangan kemiskinan.

“Melalui sosialisasi ini peran Camat dan Lurah sangat strategis menentukan layak atau tidak layaknya warga masyarakat mendapatkan bantuan sosial melalui mekanisme musyawarah di Kelurahan setelah dilakukan verifikasi dan validasi basis data terpadu oleh petugas Dinas Sosial sesuai dengan by name by adres,” bebernya. (rb)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button