Berita

Dikibusi Warga, 2 Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi

FaseBerita.ID – Dua pengedar narkotika jenis sabu yang beroperasi di Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, berhasil ditangkap Satresnarkoba Polres Labuhanbatu pada waktu bersamaan.

Kedua tersangka, yakni Ripi Rika Syahputra Rambe alias Kipik, (32) warga lingkungan pekan II Sigambal Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu diamankan di sebuah rumah di Jalan Tanjung siram ADB Kec. Bilah Hulu saat sedang menunggu pembeli, Minggu (19/7) malam.

Sementara, Sudarman (51) warga Jalan Talsim Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu, yang sebelumnya telah menjadi target kepolisian karena adanya Aduan masyarakat atas gerak gerik tersangka di lingkungannya.

Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu kepada wartawan, Senin (20/7) di Rantauprapat, membenarkan penangkapan kedua pengedar narkoba jenis sabu-sabu tersebut.

“Penangkapan kedua tersangka, berdasarkan laporan masyarakat kepada Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat karena meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Tersangka Kipik, kata Kasat, merupakan residivis dan tersangka ini sudah cukup meresahkan masyarakat karena sering bertransaksi narkoba di dekat sebuah mesjid komplek ADB. Dari tangan tersangka, ditemukan 7 (tujuh) bungkus plastik klip transparan berisi sabu-sabu brutto 6,76gram, 2 (dua) buah timbangan elektrik warna SILVER, dan 1(satu) buah skop shabu dari pipet.

“Kipik mengakui setiap harinya mampu menjual sabu satu gram dengan keuntungan 200 hingga 300 Ribu. Dimana, tersangka ini mendapatkan sabu dari seorang tetangganya berinisial B (buron) yang saat penangkapan telah mengetahui kedatangan petugas. Namun dari penggeledahan di rumah B ditemukan juga barang bukti plastik klip berisi kristal diduga sabu sehingga terhadap B ditetapkan DPO dan masih diburu petugas,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Martualesi, tersangka Sudarman kakek tiga orang cucu ini menjadi target setelah adanya aduan masyarakat maraknya peredaran sabu di padang bulan Kel Rantau Utara Labuhanbatu dengan barang bukti 1 (satu) buah plastik Klip transparan yg diduga berisi sabu Berat Bruto 0,27 Gram.

“Tersangka Sudarman menjelaskan bahwa narkotika tersebut dia peroleh dari seseorang yang berada di Jalan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

Kemudian tim melakukan pengembangan ke tempat yang disebut tersangka tetapi tim tidak menemukan orang dimaksud. Kedua tersangka dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 UU RI No.35 Th 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tandasnya. (bud/rah)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button