Berita

Dikeroyok, 2 Anggota Serikat Buruh Masuk Rumah Sakit

TAPTENG, FaseBerita.ID – Dua anggota SBSI 92 Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), babak belur dihajar beberapa anggota serikat pekerja lainnya di salah satu gudang makanan ringan di Kelurahan Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Tapteng, Sabtu (23/3), sekitar pukul 10.00 WIB.

Kedua korban pemukulan bernama Ranto Sihombing dan Rikardo Gultom yang juga merupakan Ketua PK SBSI 92 Kelurahan Aek Tolang. Kini kedua korban masih terbaring di rumah sakit RSUD Pandan guna mendapatkan perawatan intensif oleh pihak rumah sakit.

Dari keterangan Penasehat Hukum dan HAM SBSI 92 Rinto Samudra Putra Hutabarat SH mengatakan, bahwa kedua korban awalnya sedang melakukan aktivitas bongkar muat barang sebagaimana biasanya. Tidak tahu kenapa beberapa anggota dari serikat pekerja lain datang dan menggangu hingga terjadi perkelahian di antara mereka.

“Mereka sedang cari makan langsung dikeroyok. SBSI 92 dan pihak perusahaan sebelumnya sudah menjalin kerjasama,” kata Rinto.

Disebutkannya, usai aksi pengeroyokan tersebut, pihak pelaku datang dan mengajak berdamai. Namun kondisi korban yang masih terbaring di rumah sakit, menjadi pertimbangan tersendiri dari pihak SBSI 92 dan keluarga untuk menolak sementara waktu.

“Nggak mungkinkan langsung melakukan perdamaian begitu saja. Masih ada hari berikutnya, bukan disitu kejadian langsung berdamai,” ujar Rinto di RSUD Pandan.

Diterangkannya, sebagai perwakilan SBSI 92, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk berdamai. Tetapi kondisi korban menjadi pertimbangan tersendiri dan efek jera dari tindakan kriminal tersebut.

“Perdamaian uti sah-sah saja, tapi dikemudian hari gimana efek sampingnya. Kita kan tinggal di hukum, proses hukum harus dijalankan,” tegasnya.

Terlepas siapa yang salah dan siapa yang benar, sambung Rinto, pihaknya siap di proses hukum jika bersalah. SBSI 92 akan tetap mengacu kepada jalur hukum. Jikapun ada perdamaian, perdamaian seperti apa yang akan dilaksanakan.

Terkait kasus pengeroyokan dan penganianayaan ini, pihak keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tapanuli Tengah dengan laporan polisi nomor LP/67/III/2019/SU/RES TAPTENG. Pantauan di RSUD Pandan, sejumlah rekan kerja kedua korban masih dilokasi guna melihat kondisi rekannya yang masih terbaring di ruang IGD RSUD Pandan Tapanuli Tengah. (ztm)

Unefa

Pascasarjana

Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close