Berita

Difasilitasi Mobil Dinas, Pimpinan KPK Mau Tapi Malu

FaseBerita.ID – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron angkat bicara terkait rencana pengadaan fasilitas mobil dinas untuk pejabat, pimpinan dan Dewan Pengawas KPK. Ghufron menyebut, pengadaan mobil dinas direncanakan karena pimpinan KPK memang belum memiliki fasilitas tersebut.

“Menerima apapun penilaiannya tentang mobil dinas, KPK sebagai aparatur negara difasilitasi menurut peraturan salah satunya adalah transportasi. Namun karena belum ada fasilitas tersebut diganti dengan tunjangan transport, sehingga selama ini pimpinan KPK menggunakan mobil pribadi untuk kegiatan dinasnya,” kata Ghufron, Senin (19/10).

Pernyataan ini dilontarkan usai banyaknya kritik terkait rencana KPK menganggarkan fasilitas mobil dinas yang nominalnya mencapai miliaran rupiah. Ketika ditanya secara pribadi apakah Ghufron menyetujui penganggaran tersebut, ia tidak memberikan jawaban jelas. Kendati demikian, Ghufron merasa mobil dinas tersebut perlu untuk fasilitas kerjanya.

“Saya tidak akan menerima, pun tidak akan menolak. Silakan saja ke rumah saya untuk melihat rumah kontrakan saya, lihat makanan saya, lihat kendaraan, pakaian dan semua yang ada. Setelah itu saya akan menerima apapun penilaiannya,” ujar Ghufron.

Ia menyebut, penganggaran mobil dinas tersebut dinilai sudah beberapa kali direncanakan, bukan hanya pada rencana anggaran 2021. Menurutnya, baru pada tahun anggaran 2021 disetujui DPR RI.

“Tahun-tahun anggaran sebelumnya diajukan ke DPR, bukan hanya tahun 2021 ini, namun karena kondisi ekonomi belum diberikan,” ujar Ghufron.

Terkait harga mobil, sambung Ghufron, KPK tidak menentukan mengenai standart mobil dan harganya. Dia menyebut, hal itu diatur dalam peraturan standart fasilitas aparatur negara.

“Dengan segala tingkatannya, bahkan KPK meminta standart yang paling minim harganya,” tandas Ghufron. Dalam rencana anggaran KPK untuk 2021, terdapat wacana pengadaan mobil dinas untuk Ketua KPK yang dianggarkan Rp 1,45 miliar. Sedangkan untuk empat Wakil Ketua KPK, masing-masing dianggarkan Rp 1 miliar dengan spesifikasi mobil 3.500 cc.

Sementara itu, untuk mobil dinas lima Dewan Pengawas KPK, masing-masing dianggarkan Rp 702 juta, totalnya mencapai Rp 3,5 miliar lebih. Anggaran mobil senilai Rp 702 juta juga disiapkan untuk enam pejabat eselon I KPK. (jp)

iklan usi



Back to top button