Berita

Diduga Selewengkan Dana BOS, 4 Oknum Kepala Sekolah di Sibolga Diperiksa Jaksa

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Kepala SDN 084094, Efentus Bondar diduga menyelewengkan dana BOS tahun 2018.

Dan Efentus bersama beberapa stafnya dikabarkan telah mejalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Sibolga.

Pemeriksaan tersebut dibenarkan Kasi Pidsus Kejari Sibolga, Dayan Pasaribu. Ditemui di ruang kerjanya, Dayan menyebut pemeriksaan terhadap Kepala SDN 084094 dilakukan berdasarkan pengaduan dari masyarakat.

“Ada pengaduan dari masyarakat, tentang adanya penyelewengan dana BOS. Kemudian kami jajaki, kami lakukan penyelidikan. Kita lakukan pemeriksaan terhadap bendahara dan kepala sekolah,” kata Dayan, Selasa (9/7/2019).

Dari hasil pemeriksaan yang mereka lakukan, ditemukan pelanggaran hukum oleh kepala sekolah sebagai Pengguna Anggaran.

Temuan tersebut juga sesuai dengan hasil perhitungan Inspektorat. “Unsur hukumnya sudah ada. Kemudian, untuk perhitungan kerugian negara, itu ada tertuang di dalam MoU antara Pemko Sibolga dengan Kejaksaan Negeri. Inspektorat kemudian melakukan perhitungan kerugian negara. Ada berkisar Rp10 juta, Rp11 juta, Rp9 juta per sekolah,” terangnya.

Sekilas Kasi Pidsus ini menjelaskan celah-celah kepala sekolah dapat menyelewengkan dana BOS. Yakni melalui anggaran belanja sekolah yang sengaja dimark-up. Ironisnya, Pidsus menemukan adanya belanja barang yang fiktif.

“Item ini, mereka ambil dari dana foto copy yang di-mark-up lah, aturan sekian jadi sekian. Kemudian, ada peralatan seperti sapu yang tidak dibeli,” ungkapnya.

Kemudian masih kata Dayan, pihaknya melaporkan temuan tersebut hingga ke Kejatisu. Karena nilainya kecil, penyelidikan pun dihentikan dan kepala sekolah disuruh untuk mengembalikan anggaran yang diselewengkan ke kas daerah.

“Selanjutnya kita membuat telaah, laporan. Berdasarkan pertimbangan kami, kan ada juga surat dari Janpidsus, kalau nilainya kecil, itu bisa kita hentikan. Karena, kalau ini kita tingkatkan sampai ke pengadilan, akan memakan biaya sampai Rp100 juta lebih. Jadi berdasarkan MoU, penyelidikan tersebut kita tutup dan mereka bersedia mengembalikan kerugian negara. Dan itu kita setorkan ke kas daerah,” pungkasnya.

Tak sampai di situ, kepala sekolah juga diminta untuk membuat pakta integritas yang isinya, tidak akan mengulang kembali, menyelewengkan dana BOS.

“Di sini kita sekalian pembinaan. Kita juga minta dibuat pakta integritas masing-masing sekolah. Di pakta integritas tersebut mereka berjanji tidak akan melakukan sesuatu hal tindak pidana korupsi, walau sekecil apapun. Kemudian, mereka harus patuh terhadap aturan atau juknis yang ada di dana BOS,” tandasnya.

Terpisah, Efentus Bondar yang dicoba dikonfirmasi terkait pemeriksaan Kejari Sibolga tersebut tidak bersedia memberi tanggapan.

Selain Efentus Bondar, dikabarkan masih ada 4 Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri Sibolga lainnya yang juga diperiksa oleh pihak Kejari Sibolga terkait penyelewengan dana BOS. (ts)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close