Berita

Diduga Halangi Tugas Kepolisian, Oknum Anggota DPRD Tapsel Dilaporkan

TAPSEL, FaseBerita.ID – R, salah seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan dilaporkan, oleh seorang anggota polisi ke Kepolisian Sektor Batangtoru, Senin (11/11/2019). Laporan itu terkait menghalangi tugas polisi tersebut dalam pengungkapan dugaan pencurian hasil dari perusahaan perkebunan di Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP/  113/ XI / 2019/ TPS -TORU / TAPSEL / SUMUT, Senin Tanggal 11 Nopember 2019. Anggota DPRD berinisial R (39) warga Muara Batangtoru itu dilaporkan oleh Sondang Mulyawarhana Sinaga, seorang polisi satuan Brimob yang bertugas BKO di salahsatu perkebunan di Muara Batangtoru.

Dari informasi yang dihimpun, pelaporan dugaan menghalangi tugas itu. Diketahui, pada Jumat (8/11/2019) malam sekitar pukul 22.00 WIB, polisi itu disebut hendak membawa buah sawit sebagai barangbukti kasus pencurian dengan mengendarai mobil dumptruck dari PT SKL menuju Polsek Batangtoru.

Lantas, sesampainya di Kelurahan Muara Manompas,  tepatnya di depan rumah Anggota DPRD itu, mobil pengangkut sawit yang dikendarai polisi itu dicegat oleh R dengan menggunakan Mobil Avanza berwara silver.

Lalu R dan rekan-rekannya langsung menghampiri mobil yang kemudikan polisi itu sembari menyuruhnya berhenti dan memasukkan mobil ke dalam perkampungan.

“Kemudian saya berkata, bapak siapa? Dijawabnya, saya R anggota dewan Tapsel. Kemudian saya turun dari mobil dan berkata apa hak bapak untuk melarang saya lewat? Saya bertanya itu sembari mengambil HP untuk merekam kejadian itu. Pelaku RSlangsung merampas HP milik saya dan selanjutnya banyak orang berdatangan dan mengerumuni saya,” tutur Sondang.

Selanjutnya kata dia, R berjalan menuju salah satu kedai di kampung itu. Sodang pun mencoba meminta HP miliknya yang telah dirampas tersebut. Namun R berdalih bahwa HP milik Sondang tersebut tidak ada padanya.

Hingga akhirnya ia menghubungi pihak perusahaan dan pesonil polisi di Polsek Batangtoru. Oleh polisi di Polsek Batangtoru, Sodang disarankan membuat pelaporan dan perusahaan juga disarankan membuat laporan pencurian.

Sondang pun akhirnya melaporkan oknum anggota DPRD itu  dengan tuduhan menghalangi tugas. Sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 212 KUHPidana.

Kapolsek Batangtoru AKP DMZ Harahap menuturkan, pelaporan oknum anggota DPRD Tapsel oleh seorang anggota Brimob telah diterima dan untuk kasus ini katanya, yang menanganinya Satuan Reskrim Polres Tapanuli Selatan.

“Itu Polres yang menanganginya. Hari ini juga ada demo SBSI di PT SKL itu,“ katanya menjelaskan persoalan lain antara perusahaan perkebunan itu dengan persatuan buruh yang tergabung dalam SBSI. (san)

Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close