Berita

Diduga Depresi Karena Dicerai Istri, Dedi Ditemukan Tewas Tergantung

FaseBerita.ID – Warga Jalan Kota Nopan Kelurahan Timbang Galung Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Kamis (5/03), malam sekitar pukul 20.00 WIB geger. Dedi, ditemukan gantung diri oleh ibunya sendiri di kamar kost.

Pria berumur sekira 29 tahun itu diketahui bernama Dedi Purnama (29), warga Jalan Permata Raya, Kelurahan Sibatu-batu Kecamatan Siantar Sitalasari, Pematangsiantar.

Menurut informasi yang dihimpun wartawan di tempat kejadian, Dedi ditemukan pertama kali oleh ibu kandung nya bernama Narmi (55).

Narmi (55) sendiri bekerja sebagai penjaga kost-kosan di Jalan Kota Nopan Kelurahan Timbang Galung.

Sebelum kejadian, sekira pukul 17.00 WIB, Narmi sudah mulai merasakan firasat kurang enak. Dimana korban mulai sore hari tak terlihat.

Sekira pukul 20.00 WIB, ibu korban yang naik ke lantai dua kos dan mendorong salah satu pintu kamar, begitu ibu korban mendorong pintu yang terasa berat. Namun setelah ia memaksa diri untuk masuk kedalam, korban ditemukan tergantung di pintu, sudah tak bernyawa.

Menurut pengakuan Pak Irwan yang merupakan keluaga dekat Korban menyebutkan, belakangan ini Dedi, diketahui telah bercerai hidup dengan isterinya. “Dia baru bercerai dengan istrinya,” sambut Pak Irwan.

Lebih lanjut, Dedi juga belakangan ini diketahui berstatus pengangguran, belum memiliki pekerjaan. Ia sering tinggal di tempat ibunya bekerja tepatnya di Jalan Kota Nopan Kelurahan Timbang Galung Kecamatan Siantar Barat.

Emaknya kerja disana jaga kos-kosan itu, semenjak ayahnya meninggal dunia. Dedi biasanya menemani ibunya untuk menjaga kos. Ada kemungkinan besar korban diduga gantung diri karena stres sudah tak bisa lagi bertemu dengan putrinya yang masih berumur 4 tahun.

Terpisah Kapolsek Siantar Barat Iptu Subagya saat diwawacarai menyebutkan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat. Seterusnya pihaknya melakukan cek TKP dan mengevakuasi korban ke ruang forensik RSUD Djasamen Saragih.

Setiba disana pihak keluarga tidak bersedia untuk mengotopsi korban. Korban murni gantung diri.

“Kita juga sudah melakukan penyelidikan, dari tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” katanya.

Sementara itu pihak keluarga korban membuat Surat pernyataan, bahwasanya korban memang murni gantung diri. Dan keluarga ikhlas, dan selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah duka. (mag-03)

Melawan Virus Corona   Pascasarjana USI  
Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close