Berita

Didoakan Pendeta dan Jemaat GBI Sungai Jordan, TPS Meneteskan Air Mata

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Tumpak Siregar tak bisa menahan derai air matanya saat ia didoakan pendeta dan jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) Sungai Jordan, di Jalan Sandang Pangan Ujung-Tanah Perjuangan Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Rabu (7/10/2020).

Pria dengan sapaan akrab TPS dan merupakan calon Wakil Bupati Simalungun nomor urut 2 itu diberangkatkan pendeta dan jemaat untuk berjuang di Pilkada Simalungun, bersama pasangannya Muhajidin Nur Hasim.

Saat mengikuti ibadah, suami dari Nuraini Sirait itu bersemangat menyanyikan lagu-lagu pujian bagi Tuhan bersama jemaat lainnya. Selanjutnya, Pdt Leo Tampubolon dan jemaat mendoakan TPS dan memberangkatkannya ke Pilkada 9 Desember.

Dalam kesempatan itu, TPS memohon doa restu kepada jamaat GBI Sungai Jordan. Menurut TPS, tanpa doa dan dukungan dari para hamba Tuhan, maka perjuangan akan terasa sia-sia.

“Saya dan Bang Hasim memohon, bawalah kami di dalam doa agar dapat membangun Kabupaten Simalungun sesuai ajaran Tuhan. Tanpa doa dari jemaat dan juga dukungan semua, perjuangan kita akan sia-sia,” terang TPS.

TPS menambahkan, perjuangan itu tidak akan ada artinya tanpa doa dan restu dari Tuhan.

“Saya bersama Bang Hasim memohon doa dan dukungan agar rencana dan cita-cita kita dapat tercapai untuk membawa perubahan di Simalungun bawah,” ujarnya yang disambut jemaat dengan, “Amin.”

Masih kata Pdt Leo Tampubolon, jemaat harus menjadi garda terdepan dalam menyukseskan Pilkada 9 Desember 2020.

“Kenapa saya mengangkat seperti itu, karena kitalah yang menentukan nasib Kabupaten Simalungun ke depannya,” tukasnya.

Sementara TPS tak lupa mengajak jemaat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Pengurus Perkumpulan Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI)-Pembaharuan GBI Sungai Jordan, Margaret Tampubolon mengucapkan terima kasih kepada TPS yang telah hadir.

Margaret berharap, setelah TPS menjadi Wakil Bupati Simalungun jangan melupakan warga gereja. Margaret juga menyampaikan kerinduannya akan adanya perhatian pemerintah, khususnya kepada gereja yang ada di Kabupaten Simalungun.

“Kami punya komunitas, dan beberapa kumpulan gereja. Ada 150 pendeta, dan juga jemaat,” jelasnya.(rel/fi)





Back to top button