Berita

Diantar Ribuan Relawan, Wagner Damanik-Abidinsyah Saragih Serahkan 56 Ribu Dukungan

FaseBerita.ID – Pasangan Balon Bupati Simalungun Maruli Wagner Damanik dan Abidinsyah Saragih mendeklarasikan untuk ikut bertarung di Pilkada Bupati Simalungun lewat jalur independen (non partai).

Deklarasi ini digelar di Hall Sapadia Hotel, Kamis (20/2) siang di hadapan ribuan pendukungnya yang berasal dari seluruh perwakilan kecamatan di Kabupaten Simalungun.

Maruli Wagner Damanik bersama pasangannya mengatakan, mereka memiliki visi misi untuk memperbaiki Kabupaten Simalungun yang lebih unggul dan baik.

“Kami datang untuk melayani bukan dilayani. Memberi dan bukan mengambil. Menjadi parhobas di Simalungun adalah komitmen kami,” ujar Wagner.

Selain fokus memperbaiki infrastruktur, Wagner juga berkeinginan agar layanan publik lebih transparan kepada masyarakat. Misalnya anggaran yang digunakan oleh Pemkab dapat diakses oleh masyarakat lewat digital.

“Jadi masyarakat dapat mengetahui apakah ada pembangunan di daerahnya dan berapa jumlah anggarannya. Semua harus transparan,” ujarnya.

Wagner pun mengibaratkan jika ada kerbau, maka yang sampai ke masyarakat harus utuh, jangan tinggal ekornya saja yang sampai ke masyarakat. Sementara badan dan kepalanya hilang entah dimana.

“Kita juga menyayangkan dalam pengurusan KTP dan administrasi lainnya, harus ke Raya. Betapa jauhnya masyarakat Ujung Padang datang ke Raya hanya mengurus KTP. Ke depan itu tidak boleh lagi. Cukup di kantor camat saja. Di daerah lain bisa seperti itu, kenapa kita tidak bisa?” kata Wagner.

Pasangan Balon Bupati ini memilih jalur independen sebagai wujud bahwa jalur independen ini adalah Partai Rakyat. Rakyat yang memberikan dukungan sepenuhnya dan nanti pembangunan kembali kepada masyarakat.

Asal Usul Korupsi dari Politik Uang

Dalam kespatan itu, William Aditya Sarana yang merupakan anggota DPRD DKI dari Partai PSI hadir memberikan materi tentang kondisi Indonesia yang masih dirundung permasalahan korupsi.

Menurur William, salah satu penyebab terjadinya korupsi adalah adanya politik uang. Politik uang ini umumnya terjadi pada saat perhelatan Pemilu.

Saat ini untuk menjadi Kepala Daerah ataupun DPRD harus mengeluarkan banyak uang. Lantas apabila menang, maka harus berpikir untuk mengembalikan uang yang telah habis atau disebut modal.

“Sudah saatnya masyarakat jangan lagi tergoda dengan politik uang. Karena itu akan merusak tatanan demokrasi dan menimbulkan bibit-bibit korupsi,” ujarnya.

Korupsi, tambahnya, bisa terjadi dikarenakan kebutuhan dan ketamakan.

“Seorang pejabat jika memiliki kebutuhan yang banyak maka pastinya dia akan korupsi. Sebab dengan mengandalkan gaji, kebutuhan itu tidak bisa terpenuhi,” ucapnya.

Serahkan 56. 714  Dukungan ke KPU

Selesai acara deklarasi di Sapadia Hotel Siantar, Wagner dan pasangannya beserta ribuan pendukungnya, bergerak ke kantor KPU Kabupaten Simalungun di Raya.

Rombongan tersebut juga diiringi mobil truk panggung musik.

Tiba di KPU sekira pukul 15.10 WIB, Wagner dan rombongan diterima seluruh komisioner KPU Simalungun dan langsung masuk ke ruang KPU.

“Tujuan kami datang adalah untuk menyerahkan suara dukungan yang diberikan masyarakat kepada kami berdua. Ini merupakan persyaratan untuk  jalur independen. Semua ini berpulang kepada KPU untuk memeriksa seluruh berkas yang kami sampaikan. Mohon kepada Ketua KPU sampai ke bawah melakukan tugasnya dengan baik,” kata Wagner.

Sementara Ketua KPU Raja Ahap Damanik dalam sambutannya mengatakan bahwa penyerahan berkas Bacalon Independen mulai tanggal 19 hingga 23 Februari 2020.

Untuk pasangan balon jalur Independen hanya pasangan Maruli Wagner Damanik yang datang.

Raja Ahap Damanik menambahkan, syarat dukungan untuk Bacalon Bupati Simalungun untuk jalur Independen minimal 47.854 dukungan yang tersebar minimal di 17 kecamatan.

“Berkas dukungan yang disampaikan itu akan kami periksa dan dilakukan verifikasi administrasi sampai 25 Maret,” ujarnya. (pra)

Universitas Simalungun  
Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close