Berita

Dianggap Meresahkan, Buaya di Madina Ditangkap Warga

FaseBerita.ID – Buaya sepanjang tiga meter berhasil ditangkap warga dan personel Babinsa Koramil 17/Natal di kawasan anak sungai Dusun Bubu Desa Sinunukan V, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Penangkapan buaya ini menggunakan alat jerat dengan peralatan seadanya. Diakui warga sebelumnya sudah beberapa kali buaya dilihat muncul ke permukaan yang membuat masyarakat semakin merasa resah dan ketakutan.

Informasi dihimpun wartawan, untuk menangkap buaya tersebut warga kemudian memasang alat jerat di kawasan anak sungai Dusun Bubu dari beberapa hari yang lalu.

Dan, alat jerat yang dipasang pun berbuah hasil pada Jumat (3/1) siang, warga yang melihat buaya sudah masuk ke perangkap kemudian menghubungi Serka Habib Lubis personel Babinsa Koramil 17/Natal Kodim 0212/Tapanuli Selatan (Tapsel). Seterusnya, bersama personel Babinsa warga mengevakuasi buaya dari alat jerat perangkap.

Kepada wartawan Serka Habib Lubis mengatakan bahwa penangkapan ini karena masyarakat yang merasa resah karena sering melihat buaya muncul ke permukaan.

Menurut Habib, sebelumnya ia sering menerima laporan dari warga yang melihat buaya di anak sungai Dusun Bubu.

“Warga resah dan takut karena sering melihat buaya yang itu. Kemudian dipasang alat jerat dengan peralatan seadanya. Dan, buaya yang selama ini (diduga) akhirnya tertangkap,” kata Serka Habib.

Serka Habib menambahkan, kondisi sungai Dusun Bubu ini banyak dipergunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Dan, atas penangkapan ini setidaknya membuat rasa resah masyarakat sekitar bisa berkurang.

Sementara, Komandan Koramil 17/Natal Kapten Inf Robert Sinaga mengatakan, buaya tersebut sudah diamankan. Dan, akan menghubungi pihak BBKSDA agar buaya diamankan agar tidak membahayakan warga .

Kapten Robert sekaligus mengimbau masyarakat lebih berhati-hati ketika melakukan kegiatan di sekitar kawasan anak sungai. Juga meminta untuk melaporkan kepada aparat apabila ada yang melihat buaya masuk dipemukimannya.

“Di daerah pesisir pantai ini kan lokasinya banyak anak-anak sungai. Tidak menutup kemungkinan akan muncul buaya yang lainnya. Untuk itu warga harus tetap waspada dan berhati-hati,” tutur Kapten Robert. (Mag 01)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button