Berita

Di Sidimpuan, Ada Dua TPS Gelar PSU

FaseBerita.ID – Sabtu, 27 April 2019 mendatang, KPU Kota Padangsidimpuan akan menggelar Pemilu Ulang di dua TPS, yaitu TPS 10 Kelurahan Wek 1 Kecamatan Padangsidimpuan Utara dan TPS 5 Kelurahan Sitamiang Padangsidimpuan Selatan.

“Ada dua TPS yang akan melakukan pemungutan suara ulang pada Sabtu 27 April 2019, masing-masing TPS 10 Kelurahan Wek I, Kecamatan Padangsidimpuan Utara dan TPS 05 Kelurahan Sitamiang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan,” ujar Ketua KPU Kota Padangsidimpuan Tagor Dumora Lubis.

Untuk TPS 10 Kelurahan Wek 1 Padangsidimpuan Utara, kata Tagor, dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dikarenakan ada warga yang menggunakan C6 (undangan memilih) yang bukan miliknya dan tidak diverifikasi pihak KPPS, sehingga menyebabkan perolehan suara tidak sesuai dengan semestinya.

Dan untuk di TPS 5 Kelurahan Sitamiang Padangsidimpuan Selatan, ujar Tagor, jumlah suara tidak sesuai dengan daftar pemilih yang hadir (ada kelebihan suara).

“Untuk logistik surat suaranya, Insya Allah tiba Jumat (26/4). Saat ini sekretariat KPUD Padangsidimpuan bersama Bawaslu dan personel Polres Padangsidimpuan sedang berada di Medan dalam rangka penjemputan surat suara pemilu ulang,” katanya.

Di TPS 10 Kelurahan Wek 1, urai Tagor, DPT yang ada sebanyak 146 orang, dan di TPS 5 Kelurahan Sitamiang Kecamatan Padangsidimpuan Selatan sebanyak 153 orang.

Sementara, Komisioner Bawaslu Kota Padangsidimpuan Aziz Hasiholan Simamora membenarkan hal tersebut.
“Fix ada 2 TPS yang akan melakukan pemungutan suara ulang yakni TPS 10 Wek I Padangsidimpuan Utara dan TPS 05 Sitamiang, Padangsidimpuan Selatan,” katanya.

Dia mengungkapkan, di TPS 10 Wek I Padangsidimpuan Utara, ada 2 C6 (undangan memilih) yang disalahgunakan yakni digunakan oleh orang lain sehingga surat suara yang terpakai dan sah tidak sama dengan pemilih yang hadir untuk memilih.

“Di TPS 5 Sitamiang, Padangsidimpuan Selatan, ada perbedaan jumlah surat suara dan suara sah. Suara pemilihan presiden dan wakil presiden ada 114, DPR RI 112, DPRD provinsi 112, DPRD kab/kota 112 dan DPD 112. Sementara jumlah pemilih berdasarkan daftar hadir (C7) berjumlah 109. Sehingga tidak sinkron antara pemilih dengan suara sah,” jelasnya. (yza)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button