Berita

Desa Terusan Tengah Asahan Tergenang Banjir, Warga Mulai Terserang Penyakit

ASAHAN, FaseBerita.ID – Sudah sepekan banjir masih menggenangi sebagian Desa Terusan Tengah, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan. sejumlah warga mulai terserang penyakit akibat banjir.

Puluhan keluarga memilih mengungsi karena rumahnya tergenang akibat luapan kiriman air Sungai Silau. Meski berangsur surut, warga yang menjadi korban banjir terancam terdampak penyakit.

Pemkab Asahan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) menyalurkan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar dapur umum kepada korban yang rumahnya terkena dampak banjir, Kamis (3/10/2019).

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Asahan Khaidir Sinaga mengatakan, pihaknya telah memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar berbentuk sembako seperti, beras, gula, telur, minyak goreng , teh dan air bersih. Dengan harapan, bantuan yang diberikan ini bisa membantu mengurangi beban kepada korban banjir.

“Upaya penanganan juga telah dilakukan BPBD Asahan dengan menerjunkan Satgas PB ke lokasi kejadian bersama-sama perangkat pemerintahan setempat dan warga dalam proses penilaian, penanganan dan evakuasi yang terdampak banjir ke titik lokasi yang aman,” ucapnya saat dihubungi wartawan Rabu (2/10/2019).

Khaidir juga mengimbau kepada masyarakat dan berkordinasi dengan dinas terkait dan perangkat daerah di lapangan agar senantiasa siaga dalam menghadapi kondisi saat ini. Pemerintah Kecamatan Tinggi Raja bersama Puskesmas Tinggi Raja bekerja sama untuk melakukan pemeriksaan kepada korban banjir dan mendirikan posko kesehatan di lokasi yang terkena banjir.

Menurut keterangan Camat Tinggi Raja Syaiful Pasaribu menjelaskan musibah yang dialami warga desanya itu sudah hampir setiap tahun terjadi. Ia kerap mengantisipasi dan mewanti wanti warga agar rutin memeriksakan kesehatan mereka ke Puskesmas terdekat terlebih kepada anak anak dan balita untuk mengantisipasi penyakit yang terdampak pasca banjir.

“Sudah disosialisasikan ke warga agar segera mendatangi  dan cek kesehatan di Puskesmas. Karena memang biasanya setelah banjir ini,” ucapnya.

Disamping itu, pihaknya juga sudah mendirikan Posko Kesehatan di dekat pemukiman warga yang terdampak atau pada posko terdekat untuk penanganan lebih cepat terhadap warga yang terkena dampak banjir. (per/rah)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button