HUT RI
Berita

Densus 88 Gerebek Teroris: Bom Meledak, Dua Luka-luka

FaseBerita.ID – Suara ledakan keras terdengar dari sebuah rumah di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuran Bambu, Sibolga Sambas, Kota Sibolga.

Warga menduga, suara itu merupakan ledakan bom. Dikabarkan, dua orang, satu di antaranya petugas kepolisian, terluka akibat ledakan tersebut. Hingga kini suasana di lokasi mencekam, Polisi dan TNI masih terus berjaga di sekitar lokasi.

Salah seorang Warga yang posisinya tak jauh dari lokasi kejadian mengatakan bahwa suara ledakan yang terdengar itu cukup kuat.

“Cukup kuatlah. Bahkan suara ledakannya terdengar hingga radius 1 kilometer. Terdengar sampai ke SPBU Jalan 6,” kata pria yang tidak menyebutkan identitasnya ini.

Baca: Terjadi di Sibolga: Bom Meledak dari Rumah Terduga Teroris

Menurutnya, ledakan berasal dari dalam Gang Sekuntum, dari rumah kontrakan milik warga bernama Uppang. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.00 WIB dan hingga kini sejumlah polisi bersenjata laras panjang masih bersiaga di sekitar lokasi kejadian.

Warga lain yang tidak mau menyebutkan namanya orang yang mengontrak rumah milik Uppang itu.

“Sebenarnya tetangga sebelumnya sudah mencurigai orang yang mengontrak rumah. Pekerjaannya memperbaiki listrik dan handphone tapi selama di sini tidak mau berkomunikasi dengan warga,” katanya.

Dikepung Tim Densus 88

Sebelumnya Tim Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror 88 menggerebek satu unit rumah warga di Gang Sekuntum, Kelurahan Pancuran Bambu, Sibolga Sambas. Diduga di dalam rumah tersebut ada teroris beserta bom.

Hingga kemarin sore, tim Densus dibantu personil kepolisian dan pihak terkait di daerah itu masih berupaya untuk mengamankan rumah tersebut. Rumah itu sendiri sudah dikepung. Sehingga pihak kepolisian juga belum bisa memberikan keterangan dan masih bekerja untuk mengatasi dan mengamankan situasi.

Dari informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber, dari balik pintu rumah tersebut sempat ada ledakan diduga bom. Akibatnya menciderai beberapa orang, termasuk di antaranya personel kepolisian. Hal tersebut terjadi ketika tim Densus akan membuka pintu rumah.

“Rumah itu meledak sekitar pukul 14.30 WIB. Telinga saya sempat berdengung ketika mendengar ledakan dan menciderai beberapa orang termasuk di antaranya ada petugas” kata salah seorang warga bernama Dohar Tua Alam Hutagalung.

Dia mengaku mengetahui itu karena kebetulan sedang berada di lokasi untuk mengungsikan neneknya yang tinggal tepat di samping rumah yang tengah dikepung Tim Densus 88 Anti Teror tersebut.

“Kalau lebih jelasnya mengenai rumah yang meledak itu, saya kurang tahu. Tapi rumah itu disebut milik keluarga Uppang,” tuturnya.

Situasi di lokasi itu masih terlihat mencekam, sekalipun mendapat perhatian dari banyak warga yang datang menyemut untuk melihat situasi.

Kapolres: Menjauh, Semua Menjauh!

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja terlihat turun langsung ke lokasi kejadian. Kapolres juga ikut mensterilkan lokasi sambil memegang pistol sambil mengimbau warga. “Semua menjauh, semua menjauh, masih ada tersangka dan diduga ada bom aktif yang terdeteksi, jangan main-main, ini serius!” seru Kapolres.

Kapolda Tiba di Lokasi

Kemarin sore, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Adrianto terlihat tiba di lokasi kejadian bersama pejabat kepolisian lainnya. Informasi terakhir, petugas sedang melakukan upaya negosiasi dengan penghuni rumah. Bahkan petugas juga tampak mendidikan tenda tak jauh dari lokasi. (ts)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button