Berita

Dendam, Pria Ini Dihabisi saat Buang Air Kecil

FaseBerita.ID – Pria bernama Mareko Gea alias Ama Roli Gea (40) dihabisi saat buang air kecil di belakang warung di Lingkungan V Pintu Angin, Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Senin (1/6) siang. Pembunuhnya diduga menyimpan dendam sebab menggoda istri pelaku.

Dari laporan, pelaku merupakan ANB (35) seorang warga Desa Gua Asom, Kecamatan Angkola Selatan. Sesaat sebelum peristiwa itu, pelaku juga mengajak istri dan anaknya, bertemu dengan korban di salah satu warung di kampung korban.

Awalnya, Senin itu sekira pukul 11.00 WIB, korban mengajak Marinus Buulolo untuk mengisi pulsa, ke warung milik Rianto Laia. Dengan mengendarai sepedamotor Supra X 125.

Di warung itu, Mareko langsung mengisi pulsa, setelah itu ia bersama dengan Marinus duduk-duduk di warung tersebut. Lalu, ANB juga datang. Beserta istrinya dan seorang anak perempuannya. Juga duduk-duduk di warung milik Rianto itu. Mareko ke belakang warung, mengaku hendak buang air kecil. Tepatnya di kebun karet milik Zuma Nasution. Lalu diikuti ANB, sendiri dari belakang.

Hanya berkisar 10 menit, ANB kemudian datang lagi ke warung. Kemudian, ia langsung mengajak istri serta anaknya pergi meninggalkan warung tersebut. Namun saksi-saksi di warung merasa curiga, sebab Mareko tak kunjung muncul.

Rekan Mareko, Marinus Buulolo dan warga yang ada di warung itu di antaranya Marianus Laia dan Rianto Laia mencari korban ke belakang warung, di kebun karet itu. Tempat korban sebelumnya buang air kecil. Namun yang mereka temukan jasad Mareko tak lagi bernyawa, dengan penuh lumuran darah dan di tubuhnya terdapat belasan liang tusukan.

Para saksi kemudian melaporkan peristiwa itu. Dan polisi turun dan saat berita ini dituliskan, sedang melakukan pengejaran.

Dari visum et repertum di Puskesmas Angkola Sangkunur. Pada tubuh korban terdapat belasan luka tusukan tersebar pada bagian dada, lengan dan pinggang.

Barang bukti yang diamankan berupa satu pasang sepatu warna putih milik korban. Satu pasang sendal merk swallow warna putih diduga milik pelaku. Sepasang pakaian milik korban, satu buah tas sandang warna hitam berisikan satu bilah pisau kecil berserta sarungnya, satu buah charger handphone warna hitam, uang tunai sejumlah Rp133.000 dan plastik warna hitam yang berisikan daun sirih, buah pinang, tembakau dan daun gambir.

Motif pembunuhan ini diduga karena pelaku merasa dendam terhadap korban yang diduga mempengaruhi istri pelaku untuk melarikan diri.

Polisi sudah berada di tempat kejadian. Kapolsek Batangtoru AKP Abdi Abdillah bersama personel sedang melakukan olah TKP dan mengejar diduga pelaku.

“Kita sedang pengejaran. Benar (pembunuhan). (Dugaan) satu lawan satu,” terang AKP Abdi Abdillah yang sedang melakukan upaya pengejaran terhadap pelaku. (san)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close