Berita

Demo Tolak UU Cipta Kerja di Batubara Rusuh, Polisi Terluka Kena Lemparan Batu

FaseBerita.ID – Unjukrasa kelompok mahasiswa dan buruh menolak Undang-undang (UU) Cipta Kerja di gedung DPRD Kabupaten Batubara berlangsung ricuh, Senin (12/10). Puluhan orang diduga provokator diamankan polisi. Sementara itu, seorang personel kepolisian terluka di kepala terkena lemparan batu saat aksi berlangsung.

Sebelumnya massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Pemudi dan Buruh Batubara menggelar aksi dengan tertib. Mereka menyuarakan penolakan terhadap UU yang baru disahkan minggu lalu tersebut. Aksi berjalan kondusif dengan pengawalan aparat kepolisian.

Setelah menyampaikan orasi, massa meminta pimpinan DPRD Batubara menemui mereka guna menyatakan sikap penolakan terhadap UU Cipta Kerja. Namun situasi memanas setelah tak seorang pun anggota DPRD menemui para pendemo.

Massa terlibat aksi dorong dengan aparat kepolisian di pintu gerbang gedung DPRD Batubara. Hingga kemudian diwarnai aksi pelemparan batu.

Karena kondisi sudah tidak terkontrol, polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan massa dan memukul mundur para pendemo.

Pasca unjukrasa, video berisi seorang personel Polres Batubara mengalami luka di kepalanya hingga mengeluarkan darah, ramai dibagikan melalui pesan aplikasi pada sejumlah group Whatsapp. Terlihat seorang pria dengan balok tiga emas di pundak tengah meringis kesakitan saat sejumlah dokter dari pihak kepolisian berupaya menutup lukanya dengan perban.

Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis menerangkan, seorang personel kepolisian yang terluka tersebut merupakan Kasat Sabhara, AKP BP Sinaga. Saat kerusuhan pecah, ia memang berada di barisan terdepan untuk menghalau dan menenangkan massa di gedung DPRD.

Tak lama keributan pecah, sekelompok orang dari arah massa pendemo melayangkan lemparan batu ke arah aparat kepolisian dan mengenai kepala Kasat Sabhara.

“Personel kita yang terluka sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Kondisinya baik,” kata Ikhwan. (per)





Back to top button