Berita

Demi Sekolah, Pelajar Nekad Panjat Jembatan: Viral di Medsos “Efek Pembangunan Mangkrak”

MADINA, FaseBerita.ID – Sejumlah pelajar di Desa Pasar V dan Padar VI Kecamatan Natal rela memanjat jembatan yang pembangunannya mangkrak bertahun-tahun agar bisa sampai ke sekolah.

Jembatan ini merupakan akses satu-satunya selain perahu yang menghubungkan Desa Pasar V dan Pasar VI menuju Ibukota Kecamatan.

Pembangunan jembatan yang mangkrak di Kecamatan Natal mendadak viral di media sosial Fecebook dan Instagram.

Pasalnya sebuah foto dan video memperlihatkan beberapa pelajar yang berseragam sekolah sedang menaiki sebuah tangga dari jembatan yang diduga belakangan ini pembangunannya sudah berhenti.

Jembatan yang berada di atas sungai yang menghubungkan Desa Setia Karya dan Desa Pasar V dan Pasar VI Kecamatan Natal Kabupaten Madina itu sudah sekitar Tiga Mingggu belakangan ini proses pengerjaan pembangunannya tampak secara tiba-tiba berhenti.

Hal itu disampaikan Camat Natal Riflan SSos yang dikonfirmasi Wartawan Jumat (18/10/2019), Riflan mengatakan jembatan yang nantinya dipergunakan sebagai akses menuju Kecamatan Batahan itu tampak beberapa Minggu belakangan tak ada aktivitas kelanjutan pengerjaan.

“Ya, sudah tiga Minggu ini, tak ada aktivitas pekerjaan kelanjutan pembangunan itu,”kata Riflan dihubungi melalui selulernya.

Riflan menjelaskan, jembatan itu dahulunya adalah sebuah jembatan yang terbuat dari bahan kayu. Namun kembali dibongkar dengan niatan pemerintah untuk membangun jembatan yang permanen. Riflan juga menyebut selama pengerjaan jembatan warga selama ini menggunakan transportasi perahu.

“Selama ini, warga dari Desa Pasar V dan Pasar V transportasi mereka iti lewat perahu karena jembatan sedang proses pembangunan,”ujarnya.

Riflan berharap agar pemerintah atau Pemkab Madina segera untuk memberikan penjelasan terkait mengapa tiba-tiba pekerjaan dari pembangunan ini mangkrak. Sebab, jembatan ini sangat diharapkan oleh masyarakat mereka.

“Kami sangat berharap agar kelanjutan pembangunan ini diteruskan. Jembatan ini khususnya bagi warga Desa Pasar V dan Pasar VI sangat membutuhkan,” terang Riflan.

Hal yang sama juga dikatakan M Ali dan Bayo Nasution warga Desa Pasar V dan Pasar VI, mereka sangat berharap sekaligus meminta agar pemerintah mau memperdulikan nasib mereka dengan meneruskan pembangunan jembatan ini.

“Tolong pak yang punya kekuasaan, kami warga kalian juga harus dipikirkan. Sudah selama ini kami berharap jembatan ini. Tapi tiba-tiba ini berhenti lagi pembangunannya. Mohon lah pak untuk penjelasannya dan tindaklanjunya,” kata mereka. (fi)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close