Berita

Danramil 11 Parlilitan Gelar Penyuluhan: Siswa Dibekali Wawasan Kebangsaan

HUMBAHAS, FaseBerita.ID –  Plt Danramil 11/Parlilitan, Peltu Andi Lumbantoruan mengadakan penyuluhan wawasan kebangsaan kepada siswa SMK GKLI. Kegiatan digelar di ruang kelas SMK GKLI, Sihabong-habong, Desa Sihotang Hasugian Dolok II, Kecamatan Parlilitan, Kamis (11/4).

Dalam kegiatan tersebut, Peltu Andi Lumbantoruan didampingi Babinsa Serka Budiman Hutasoit dan Serda Turiadi, mengupas sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Di mana, sejarah menjelaskan bagaimana ketika bangsa Indonesia berjuang membebaskan diri dari segala bentuk penjajahan, seperti penjajahan Portugis, Inggris, Belanda dan Jepang. Dengan penyuluhan itu, para siswa diharapkan memiliki konsepsi wawasan kebangsaan yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara, akan diri dan lingkungannya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kemerdekaan yang kita rasakan saat ini, bukanlah sesuatu yang didapatkan dengan cuma-cuma. Namun, kemerdekaan diraih dengan kerja keras serta perjuangan yang sangat sulit yang didasari rasa persatuan dan kesatuan.

“Perjuangan yang amat sangat sulit hingga menimbulkan korban yang tidak sedikit jumlahnya. Bahkan sampai bercucur keringat dan darah,” ujar Andi mengisahkan.

Perjuangan itu, kata Andi, sepatutnya dihargai dan dijaga. Karenanya, ia menekankan kepada siswa agar selalu menghargai dan menjaga keutuhan bangsa.

“Kita semua harus selalu menghargai kemerdekaan yang diwariskan para pejuang, serta bersama-sama menjaga keutuhan bangsa. NKRI, adalah harga mati,” tegasnya.

Lebih lanjut Andi menyebutkan bahwa semua masyarakat harus menjaga potensi sumberdaya yang ada. Peruntukannya digunakan sebaik mungkin untuk kepentingan nasional.

“Bukan untuk kepentingan satu kelompok, golongan atau segelintir pengusaha tertentu yang mengatasnamakan bangsa,” ujarnya.

Untuk itu, Andi mengimbau kepada siswa untuk ikut berperan aktif dalam menjaga dan memajukan bangsa dalam bingkai kesatuan dan persatuan Negara Republik Indonesia.

Selain itu, Dia juga memotivasi siswa untuk tetap rajin belajar, disiplin, menjungjung nilai-nilai Pancasila dan berbudi pekerti. Karna menurutnya, hal itu merupakan salah satu kunci menggapai cita-cita. Dan salahsatu bentuk keikutsertaan menjaga keutuhan bangsa.

“Jauhi narkoba dan segala bentuk kenakalan yang pada akhirnya merugikan dirimu sendiri,” pungkasnya. (sht/osi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button