Berita

Curiga Bukan karena Bisikan Gaib, Istri Uwan Damanik Minta Polisi Gali Lebih Dalam

SIANTAR, FaseBerita.ID – Pembunuh Vicky Erwanto Damanik alias Uwan (35) sudah ditangkap. Kepada polisi, tersangka Suhendri Sihombing, menyatakan ia tega menikami tubuh korban karena mendapat bisikan gaib. Namun alasan tersebut tidak diterima begitu saja oleh keluarga korban, khususnya sang istri, Imelda Margaretha Purba.

“Faktanya, dia menjadi tersangka pembunuh suami saya. Dalam hal ini saya mengapresiasi Polres Pematangsiantar yang telah mengungkap dan menangkapnya. Tapi ketika disebutkan dia membunuh karena bisikan gaib, itu tidak bisa diterima akal sehat,” terang Imelda, yang sempat berkarir sebagai jurnalis selama sekitar tujuh tahun itu.

Keluarga, sambung Imelda, sangat meragukan pengakuan tersebut. Karenanya, mereka meminta polisi menggali lebih dalam lagi.

“Bisa saja dulu pelaku sempat menjadi nasabah koperasi suami saya,” tukas Imelda, yang mengaku mendapat informasi suaminya ditikam dari teman bisnis suaminya yang juga tetangga mereka di Jalan Pisang Pematangsiantar.

Diterangkan Imelda, sejak belum menikah suaminya bekerja sebagai karyawan koperasi simpan pinjam. Nah, selama beberapa bulan terakhir, suaminya mencoba membuka usaha koperasi sendiri. Diakui Imelda, selama ini ada saja nasabah yang ingin meminjam uang lagi setelah melakukan pelunasan pembayaran. Namun karena kas kosong, korban tidak bisa memberikan pinjaman.

“Mungkin saja nasabah tersebut dendam karena tidak dikasih pinjaman,” sebut Imelda, dan menambahkan karena tidak terikat waktu dalam menjalankan usaha koperasi simpang pinjam, suaminya banyak memiliki waktu luang, sehingga memutuskan mulai berbisnis pisang.

Imelda kembali berharap agar kepolisian jangan begitu saja menerima pengakuan tersangka yang menghabisi suaminya karena mendapat bisikan gaib.

“Bisa saja ini pembunuhan berencana dan ada hubungannya dengan pihak lain,” tambah Imelda lagi.

Tersangka pembunuhan terhadap Uwan di Jalan HOS Cokroaminoto Pematangsiantar, Sabtu (28/9/2019) dini hari lalu, yakni Suhendri SIhombing diringkus personel Sat Reskrim Polres Pematangsiantar, Selasa (1/10). Warga Jalan Pane Pematangsiantar itu ditangkap di Jalan Merdeka, tepatnya di sekitar Gedung Olahraga (GOR). Setelah ditangkap, tersangka yang dikenal dengan panggilan Magel itu dibawa ke rumahnya.

Dari rumahnya, polisi menyita beberapa barang bukti, termasuk sebilah belati yang digunakan tersangka untuk menghabisi ayah dua anak itu.

Kepada polisi, tersangka mengaku menikam korban karena mendapat bisikan gaib yang datang tiba-tiba saat ia melihat korban berada di salah satu warung bandrek di Jalan Cokroaminoto.

Beredar informasi, tersangka yang sempat bekerja sebagai petugas keamanan di salah satu sekolah swasta di Jalan Pane itu menuntut ilmu kekebalan. Setelah diketahui menuntut ilmu kebal, tersangka yang selama ini dikenal baik, berubah menjadi temperamental.

Ia kerap keluar rumah di tengah malam hingga dini hari dengan membawa senjata tajam. Bahkan, terkadang ia seperti mengejar-ngejar dan memukuli orang. Namun ketika dilihat, tidak ada orang yang dikejar atau dipukulinya. (pra)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker