Berita

Culture Night: Damai dalam Keberagaman

SIANTAR, FaseBerita.ID – Suasana Konferensi Pemimpin Gereja Lutheran Asia semakin hangat dan akrab saat semua peserta menggunakan pakaian daerah masing-masing di sesi culture night di Sapadia Hotel, Sabtu (5/10/2019).

Tor-tor Toba yang dibawakan SMK GPKI membuka pertunjukan malam budaya. Berikut, Inggou Victory GKPS menunjukkan kebolehan yang disambut tepuk tangan riuh para partisipan.

Dilanjutkan dengan pertunjukkan tortor Sigale-gale yang dibawakan Pemuda HKI.

Tak kalah meriah saat pertunjukkan tari dari India. Tepung tangan riuh kembali mengelegar saat lagu Rasa Sayang dinyanyikan dalam bahasa Malaysia.

“Wondeful,” ungkap Roy Saragih, MC Culture Night.

Masih banyak pertunjukkan, ada persembahan lagu dari Taiwan. Dilanjut dengan aksi Sekjen LWF Martin Junge dengan kebolehannya memainkan gitar bersama lagunya ‘Guantanamera’.

Pertunjukkan dari berbagai negara membuat waktu tak terasa hingga di pengujung acara.

Ketua Panitia Pdt Dr Batara Sihombinh MTh melalui tim media Pdt Beresman Nahampun STh mengatakan, malam budaya mempertunjukkan budaya daerah di Indonesia dan beberapa negara peserta konferensi.

“Dengan kegiatan ini menunjukkan bahwa kepelbagaian atau keberagaman itu indah. Damai dalam keberagaman menjadi ciri khas Indonesia yang harus terus dijaga. Melalui konferensi ini diharapkan gereja semakin aktif menunjukkan perannya membawa perdamaian sebagaimana tema konferensi,” tandasnya. (rah)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker