Berita

Colt Diesel Kontra Honda Supra di Manduamas: Pelajar Tewas Terlindas

TAPTENG, FaseBerita.ID – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Manduamas-Sibolga, tepatnya di Desa Simpang Tiga Lae Bingke, Sirandorung, Tapteng, Sabtu (2/11/2019) malam. Akibatnya, seorang pelajar tewas dengan kondisi mengenaskan.

Kecelakaan terjadi antara mobil Colt Diesel BK 8145 BT dengan Honda Supra tanpa TNKB yang dikendarai dua pelajar SMP. Menurut Paur Humas Polres Tapteng Iptu Rensa Sipahutar, sesuai informasi yang didapat dari pihak Polsek Manduamas, kecelakaan terjadi antara Colt Diesel yang dikendarai Story Lydia Haria (35) warga Sibolga dan kernetnya Rekson Riande Simangunsong (26) Warga Desa Mela I, Tapian Nauli, kontra Honda Supra hitam yang dikendarai Pitmen Palsafa Tumanggor (14) dan Natal Sihotang (13), keduanya warga Dusun II Sitabeak, Desa Simpang Tiga Lae Bingke, Sirandorung.

“Untuk kronologisnya belum kita dapat secara pasti. Namun akibat kecelakaan tersebut, satu korban meninggal dunia dan satu korban lagi mengalami patah tulang,” ujar Rensa, Minggu (2/11/2019).

Korban meninggal, kata Rensa, bernama Pitmen Palsafa Tumanggor. Ia mengalami luka pecah di bagian kepala, robek dan patah di bagian paha, serta patah di bagian bahu sebelah kanan. Sedangkan satu korban lagi yang selamat atas nama Natal Sihotang mengalami luka patah di bagian bahu serta paha sebelah kanan.

“Dan untuk pengemudi mobil dan kernetnya sudah diamankan, berikut barang bukti satu unit Colt Diesel serta satu unit Honda Supra tanpa dilengkapi nomor polisi,” katanya.

Sementara informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, kecelakaan yang mengambil korban jiwa ini bermula saat mobil Colt Diesel melaju dari arah Manduamas menuju Barus. Dari arah berlawanan datang satu unit sepeda motor tanpa nomor polisi yang disebut-sebut dikendarai Pitmen Palfasa Tumanggor, melaju dengan kecepatan sedang.

Namun saat berpapasan di lokasi kejadian, tiba-tiba Colt Diesel adu kambing dengan sepedamotor tersebut. Tak ayal, Pitmen Palfasa Tumanggor yang berboncengan dengan Natal Sihotang menghantam bagian depan mobil sebelah kanan. Salah seorang korban bahkan disebut sempat terlindas ban truk. Selanjutnya kedua korban tergeletak di jalan dengan dengan luka-luka di sekujur tubuh.

Beberapa saksi mata menyebutkan jika laga kambing yang melibatkan dua kendaran beda roda ini, diakibatkan tidak adanya lampu penerangan kedua kendaraan. Mobil Colt Diesel yang dikemudikan pria warga Jalan Oswald Siahaan Kelurahan Sibolga Ilir, Sibolga Utara, ini tidak memiliki lampu sebelah kanan. Sementara sepeda motor tidak memiliki lampu sama sekali.

“Kemungkinan kedua pengendara tidak melihat satu sama lain,” ujar beberapa warga yang sempat melihat kejadian tersebut. (tam)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button