Berita

Calon Komisioner KPAD Labura dari Beragam Latarbelakang

FaseBerita.ID – Para calon anggota Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Labuhanbatu Utara yang mengikuti seleksi, Senin (11/3), berasal dari beragam latarbelakang.

Peserta yang dinyatakan lulus administrasi oleh panitia seleksi sebanyak 13 orang, dan berhak mengikuti ujian tertulis, psikotes dan wawancara. Informasi dirangkum, di antara kandidat anggota KPAD periode 2019-2024 yang turut mengikuti ujian, ada yang mantan anggota DPRD Labura. Selain itu, ada juga yang pernah menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Labura.

Selanjutnya, sebagian di antara peserta ujian berprofesi sebagai guru di sejumlah sekolah yang ada di tanah Basimpul Kuat Babontuk Elok tersebut. Tak ketinggalan dari yang memiliki latarbelakang jurnalistik juga turut mengikuti seleksi.

Ketua Panitia Seleksi Dr Asbin Pasaribu MA yang merupakan dosen di salah satu perguruan tinggi di Labuhanbatu, sekaligus Kepala MTsN Aeknatas menjelaskan sejumlah aturan yang harus dipatuhi peserta.

Di antara aturan yang harus diikuti seluruh peserta seleksi Komisioner KPAD, adalah tidak diperkenankan menggunakan handphone selama kegiatan ujian dilangsungkan.

“Kita sepakat untuk meng-off-kan HP selama ujian berlangsung,” ujar alumni Fakultas Tabiyah IAIN Medan, itu. Sebelum pelaksanaan ujian, Bupati Labura diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Nur Rohman SSos berharap, seleksi ini akan menghasilkan komisioner yang mampu bekerja maksimal dalam rangka menjaga dan mengawasi perlindungan anak di kabupaten itu. (ant)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button