Berita

Calon Bupati Mantan Terpidana Wajib Diumumkan

FaseBerita.ID – Bagi calon bupati dan wakil bupati Labuhanbatu yang telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Labuhanbatu sudah seharusnya mengikuti Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Termasuk, memberitahukan kepada masyarakat melalui media massa bagi calon bupati dan wakil bupati yang pernah tersangkut kasus pidana meskipun hanya divonis ringan.

Hal tersebut, dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum Labuhanbatu Wahyudi, Minggu (6/9/2020) siang, kepada wartawan setelah menerima pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati Labuhanbatu yang terakhir.

“Hari ini, kami menerima pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Labuhanbatu yang terakhir yaitu Tigor-Idlin. Sebelumnya, empat pasangan cabup dan cawabup mendaftar. Yakni, pada tanggal (4/9) sebanyak 2 paslon dan tanggal (5/9) sebanyak 2 paslon.

Wahyudi menjelaskan, setelah menerima pendaftaran paslon ini, tahapan berikutnya kami akan mendampingi paslon bupati dan wakil bupati untuk melakukan tes kesehatan ke Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Adam Malik di Medan, Sumatera Utara, pada tanggal 8 September 2020.

Kemudian, sambungnya, pihak KPU Labuhanbatu melakukan verifikasi administrasi berupa ijazah dan berkas lainnya. Selanjutnya, penetapan paslon tanggal 23/9/2020.

“KPU Labuhanbatu, sesuai tahapan Pilkada 2020, juga perlu menerima tanggapan dari masyarakat terhadap Cabup dan Cawabup, seperti ada yang minta usut soal ijazah palsu dan sebagainya,” kata Wahyudi.

Selain, bagi calon bupati dan wakil bupati yang pernah tersangkut kasus pidana, wajib memberitahukan tentang kasusnya kepada masyarakat, melalui media massa atau media cetak.

“Hal tersebut memang wajib dilakukan bagi calon bupati dan wakil bupati Labuhanbatu yang telah mendaftar,” tandas Wahyudi. (bud/esa)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button