Berita

Caleg Demokrat Histoni Sijabat: Saya Bukan Eks Koruptor

FaseBerita.ID – Calon Anggota DPRD daerah pemilihan IV Kabupaten Simalungun dari Partai Demokrat, Histoni Sijabat mengaku menjadi korban kampanye hitam, karena ulah orang-orang yang tidak bertanggungjawab, menyebar cerita soal eks koruptor dengan menunjukkan potongan berita yang di-screenshoot.

“Banyak simpatisan kita yang mempertanyakan soal informasi eks koruptor ini. Menjadi perbincangan yang cenderung merugikan saya dan keluarga, termasuk tim sukses,” kata Histoni Sijabat.

Bahkan menurut Histoni, dengan potongan berita yang terbit di media online tersebut, ada juga menyebarkan informasi, bakal kembali ditahan.

“Masalah ini sudah saya bahas bersama tim pemenangan, simpatisan dan keluarga yang ada ikut tim pemenangan. Itu hanya pekerjaan orang-orang yang tidak senang dengan kita. Kita bukan eks tersangka koruptor,” kata Histoni Sijabat.

Caleg Partai Demokrat Nomor urut 1 yang maju dari Kecamatan Bandar, Ujung Padang, dan Bosar Maligas, mengimbau kepada seluruh tim pemenangan yang terdiri dari keluarga, kader Partai Demokrat, simpatisan untuk tetap satu dalam perjuangan untuk kembali meraih suara terbanyak pada pemilihan DPRD Simalungun, 17 April mendatang.

“Bagi siapapun yang melakukan kampanye hitam dengan tujuan apa pun itu, kami ajak untuk bertobat dan tidak mengulangi lagi. Mari kita jaga agar situasi tetap kondusif pada pemilu 2019 ini. Kita bersaing secara sportif,” kata Histoni Sijabat.

Ditambahkan Histoni, dirinya tetap komit untuk memperjuangkan kesejahteraan dan pembangunan di Simalungun, terutama di wilayah daerah pemilihan.
“Kita jauh dari tindak korupsi,”katanya.

Sementara Komisioner Bawaslu Simalungun Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bobbi Dewantara Purba, setelah melihat potongan berita yang dimaksud, mengatakan bahwa menyebar berita sepotong-sepotong, berpotensi sebagai praktik kampanye hitam. Jika ada yang dirugikan, dapat mengajukan keberatan ke Bawaslu Simalungun.

“Silakan melaporkannya. Sertakan bukti dan diduga pelaku,” kata Bobbi Dewantara Purba.

Semementara amatan kru media ini, potongan berita yang diduga dijadikan bahan kampanye hitam itu, berisi penggalan kata-kata ‘Komisioner Bawaslu Simalungun, Adil Saragih, menyebut dua nama caleg dimaksud yakni Bonar Zeitsel Ambarita dari Partai Hanura dan Polman SPdI dari Partai Demokrat.

Namun, kata dipenggal di hanya pada kata Partai Hanura, sementara dan Polman SPdI dari Partai Demokrat, tidak dilampirkan. Sementara foto yang dilampirkan adalah foto Histoni Sijabat sebagai Caleg Nomor urut 1 Partai Demokrat. (esa)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button