Berita

Cabut Nomor Urut Pilkada Simalungun: RHS 1, Hasim 2, Wagner 3, Anton 4

FaseBerita.ID – Empat Pasangan calon bupati Bupati dan Wakil Bupati Simalungun telah melaksanakan pencabutan nomor urut peserta Pilkada Simalungun 2020.

Proses pencabutan nomor urut ini dilaksanakan secara protokol kesehatan standar covid-19, peserta yang berada di ruangan dibatasi.

Setelah masing-masing melakukan pencabutan nomor, diketahui pasangan Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Zonny Waldi (RHS – ZW) mendapat nomor satu (1), Mujahidin Nur Hasim dan Tumpak Siregar nomor urut 2, Maruli Wagner Damanik dan Abidinsyah Saragih nomor 3 dan Ahmad Anton Saragih – Rospita Sitorus nomor urut 4.

Berikut jadwal tahapan penyelenggara Pilkada 2020:

  1. Pengumuman pendaftaran pasangan calon: 28 Agustus- 3 September 2020.
  2. Pendaftaran pasangan calon: 4- 6 September 2020.
  3. Verifikasi syarat pencalonan: 4-6 September 2020.
  4. Pengumuman dokumen Pasangan Calon dan dokumen Calon di laman KPU: 4-8 September 2020.
  5. Pemeriksaan kesehatan: 4-11 September 2020.
  6. Penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan: 11-12 September 2020.
  7. Pemberitahuan hasil verifikasi: 13-14 September 2020.
  8. Penyerahan dokumen perbaikan syarat calon: 14-16 September 2020.
  9. Verifikasi dokumen perbaikan: 16-22 September 2020.
  10. Penetapan pasangan calon: 23 September 2020.

Wagner Ajak Warga Berubah

Pasangan Maruli Wagner Damanik – Abidinsyah Saragih mendapat nomor urut 3 pada pencabutan nomor urut yang dilaksanakan KPU Simalungun di Hotel Patra Comfort Parapat, Kamis (24/9).

Menurut Wagner, nomor urut merupakan identitas baru sebagai calon bupati dan wakil bupati Simalungun, maka tim dan pendukung bekerja keras untuk mensosialisasikan kepada masyarakat.

“Langkah kedepan pastinya mengkonsilidasi semua pendukung baik tim maupun relawan untuk memenangkan WD-BISA. Kita juga berterimakasih kepada masyarakat Simalungun yang selalu antusias mendukung kami baik yang ada di kabupaten Simalungun maupun di perantauan. Harapan kami, pastinya menang namun untuk masa kampanye kita himbau kpd semua tim dan relawan untuk menaati protokoler kesehatan Covid-19,” kata Wagner Damanik.

Dijelaskan Wagner, jalur perseorangan yang dia pilih sering menjadi alat melemahkan yang digunakan lawan sebagai calon untuk memecah suara, namun kali ini berbeda.

“Kami datang  untuk menang agar kami buktikan bahwa kehadiran kami di Tanoh Simalungun hanyalah untuk memberi bukan untuk mengambil. Kami yakin pasti bisa karena tidak tersandera akan kepentingan partai apapun. Kami ada sepenuhnya hanya untuk kepentingan masyarakat. Untuk itu mari kita berubah dengan mengharamkan politik uang guna memenangkan jalur perseorangan yaitu WD-BISA menjadi “Parhobas Simalungun”. Yang pasti kami tidak akan ingkar terhadap amanah dan dukungan yang selama ini sudah diberikan masyarakat ke kami. Mohon dukungan dan doanya,”katanya.

Orang tidak akan meraih fajar tanpa melalui perjalanan malam, kata Wagner mengutip Kahlil Gibran.

” Kita optimis akan menang pada perhitungan suara nantinya di Pilkada tahun 2020 saat ini. Kita akan menjadi Parhobasnya Kabupaten Simalungun,” ujar Irjen Pol (Purn) Maruli Wagner Damanik. (fi)





Back to top button