Berita

Bupati Taput Terima Kunjungan Anggota DPR RI Sihar Sitorus: Kami Masih Kekurangan Guru

TAPUT, FaseBerita.ID – Bupati Tapanuli Utara  Nikson Nababan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Indra Sahat Simaremare, menerima kunjungan kerja (Kunker) Reses perseorangan anggota DPR RI Sihar Sitorus, masa persidangan I tahun sidang 2019-2020 dari Fraksi PDI Perjuangan di Tapanuli Utara, yang dihadiri seluruh pimpinan OPD, BUMN/BUMD, serta perusahaan daerah, di Balai Data Kantor Bupati Tapanuli Utara, Rabu (8/2).

“Kami masih kekurangan guru, masih banyak sekolah gurunya  hanya dua orang. Masih ada juga sekolah, guru kelasnya dari swasta. Apabila dipindahkan dari kota, guru yang sudah berkeluarga akan kesulitan karena jarak tempuh sekolah masih banyak yang sangat jauh ke pelosok,, bisa memakan waktu hingga 3 jam. Kami berharap ini jadi pembahasan di komisi bapak,” kata Bupati Taput.

Bupati menyampaikan, masalah pertanian juga masih banyak yang harus dituntaskan, termasuk masalah pemasaran hasil produksi pertanian dan jaminan harga. “Kami memang sudah melakukan jaminan untuk beberapa produk pertanian, seperti cabai, bawang merah dan tomat. Tetapi kami terkendala karena belum adanya coldstorage dan juga ricemilling,” ujarnya.

Dikatakan, pemerintah Taput lagi fokus untuk peningkatan PAD. Untuk itu, masalah CSR diharapkan komisi pak Sihar Sitorus bisa menyampaikan agar kementerian yang mengatur. “Kami percaya, kehadiran bapak di Tapanuli Utara akan membawa perubahan peningkatan perekonomian Tapanuli Utara,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala BPKPAD James Simanjuntak juga menyampaikan, agar Sihar Sitorus memberikan jalan provinsi dan nasional yang sudah rusak berat untuk diperhatikan dan di bahas  di komisi XI, karena keberadaan infrastruktur ini sangat mempengaruhi perputaran perekonomian di Tapanuli Utara.

“Dari kabupaten yang saya jalani, paparan OPD di sini yang paling lengkap, baik postur OPD maupun kendala-kendala yang dihadapi. Permasalahan sektor pendidikan yang dihadapi Taput hampir sama dengan yang dialami Kabupaten Humbang Hasundutan dan Samosir. Jadi kita bisa ambil benang merahnya. Usia produktif juga selalu kecil di Tapanuli Utara, dimana banyak keluar daerah. Ini akan jadi pembahasan di Komisi XI,” beber Sihar Sitorus dalam mengawali sambutannya.

Selanjutnya, Sihar Sitorus menyampaikan mengenai penyaluran KUR oleh pihak Perbankan mengenai kendala dan kurang tepat sasaran akan menjadi perhatian khusus bagi komisi XI nantinya. Juga dalam mengembangkan UMKM, jaminan harga juga harus bergerak bersama dengan kabupaten lain.

“Saya ingin pertumbuhan pendapatan masyarakat Tapanuli Utara akan meningkat. Di satu sisi, kita berkompetisi dengan kabupaten lain, tetapi di sisi lain kita berkoordinasi dengan kabupaten lain,” katanya. (as/ahu)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker