Berita

Bupati Tapteng Resmikan Gedung Coldstorage PT HLS

FaseBerita.ID – Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani meresmikan gedung Cold Storage PT Hasil Laut Sibolga (HLS) yang berada di Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapteng, Senin (3/8) lalu.

Peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita itu dihadiri Kepala PPN Sibolga dan jajarannya, sejumlah pimpinan OPD Tapteng, tokoh-tokoh masyarakat etnis Tionghoa, mewakili Uspika Sarudik, balon Walikota Sibolga Jamaluddin Pohan,dan para pengusaha perikanan Sibolga-Tapteng serta ratusan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani mengapresiasi dan berharap gedung cold storage itu dapat memberikan manfaat yang besar bagi usaha kelautan dan perikanan di Tapteng dan Sibolga, serta meningkatkan daya saing produk perikanan.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah saya menyambut baik PT HLS ini. Mudah-mudahan usaha ini bisa berkembang, menguntungkan bagi semua pihak serta bagi warga yang berada di sekitar perusahaan ini,” kata Bakhtiar.

Pada kesempatan itu, Bakhtiar juga meminta pihak manajemen PT HLS dalam perekrutan karyawan atau pekerja untuk lebih mengutamakan putra dan putri asli Sibolga-Tapteng. “Tentunya harapan kita bersama, hak itu bisa mengurangi atau meminimalisir tingkat pengangguran di dua daerah ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Rusdi alias Aeng dan Pantas Lumbantobing selaku pihak pengusaha dan pengelola gedung cold storage itu mengaku, gedung pendingin berkapasitas 1000 ton tersebut dibangun dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp22 miliar.

“Pembangunan cold storage ini dilakukan mengingat kawasan Pantai Barat Sumatera merupakan daerah yang potensial di bidang kelautan dan perikanan. Bahkan, Sibolga dan Tapteng kini menjadi poros perikanan yang ada di wilayah Pantai Barat Sumut,” beber Pantas.

Pada kesempatan itu, Pantas juga menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani yang ikut mendorong berkembangnya usaha perikanan di daerah itu.

“Salah satunya yakni dengan adanya rencana pembangunan pabrik es kapasitas 3000 batang di Desa Mela, Kecamatan Tapian Nauli, Tapteng. Tentunya itu merupakan bentuk dukungan bupati terhadap usaha perikanan di Sibolga-Tapteng. Apalagi melihat 1 tahun belakangan ini, banyak kapal-kapal perikanan kita yang kekurangan es batangan,” ujar Pantas.

Sementara, Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga Makasau menyebutkan masa pandemi Covid-19 tidak terlalu mempengaruhi usaha perikanan di Sibolga dan Tapteng.

“Jadi sampai dengan Juni kemarin, aktifitas produksi di PPN Sibolga sebanyak 13.000 ton, sebulan itu rata-rata 2.500 ton ikan masuk ke PPN. Sedangkan perputaran uangnya mencapai Rp2 miliar lebih per hari,” tandasnya. (rb)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button