Berita

Bupati Sambut dan Jamu KSP Moeldoko serta Rombongan

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani sambut dan mejamu Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko beserta Istri dan rombongan di pendopo rumah dinas bupati, Jalan M H Sitorus Sibolga, Senin (9/12) malam.

Mengawali sambutannya, Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani mengucapkan selamat datang di Tapteng kepada KSP Jenderal TNI (Purn) Moeldoko beserta rombongan. “Saya selaku Bupati Tapanuli Tengah mengucapkan selamat datang kepada Bapak Kepala Staf Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dan Ibu, beserta seluruh rombongan,” ucap Bakhtiar.

Dalam sambutannya itu, Bakhtiar memaparkan gambaran wilayah Kabupaten Tapteng terdiri dari 20 Kecamatan dan 215 kelurahan/desa.

“Dapat kami laporkan bahwa kami di Tapteng ini terdiri dari 20 kecamatan, 159 desa, 56 kelurahan, dan jumlah penduduk 354.000 jiwa. Kami sudah barang tentu menitipkan bagaimana kemajuan daerah kami ini kepada Bapak Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. Kami mohon agar bapak bisa memperhatikan dan membantu. Karena tanpa bantuan dan perhatian pemerintah pusat, sudah barang tentu percepatan pembangunan di daerah kami akan lambat. Kami yakin dan sangat percaya, dengan kedatangan Bapak Jenderal beserta rombongan dan ibu, percepatan laju pembangunan di Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga berjalan dengan target yang sudah kami tentukan,” harap Bakhtiar.

“Di akhir sambutan ini, dapat saya laporkan kepada bapak jenderal, bahwa turut hadir dalam acara ini baik yang di luar maupun yang di dalam, Kakan Kemenag, ada Ketua MUI, Ketua Nahdlatul Ulama, Ketua Muhammadiyah, Ketua Al-Washliyah, Ibunda Aisyiyah, Ibunda Muslimat NU, Ibunda Muslimat Al-Washliyah, para Pastor, para Pendeta, Kapolres Tapteng, Kajari Sibolga, Ketua Pengadilan Negeri Sibolga, Danlanal, Dansatradar, dari Kodim, dan Danrem 023/KS, semua lengkap Pak Jenderal. Dari Padangsidimpuan juga hadir, dari Tapsel, dan Madina juga hadir. Inilah kami apa adanya Pak Jenderal, mohon maaf atas kesalahan dan kekurangan dalam penyambutan dan penghidangan kami kepada Pak Jenderal beserta Ibu dan rombongan yang berhadir,” kata Bakhtiar.

Sementara, KSP Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dalam mengawali sambutannya menyampaikan rasa haru, bangga, dan terkejut atas penyambutan Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani yang luar biasa.

“Saya tadi meninjau di lapangan, jadi saya pikir pakai pakaian lapangan aja gitu, ternyata saya disambut seperti ini, saya jadi merasa berdosa, mohon saya dimaafkan ya,” kata Moeldoko.

Dalam sambutannya, Moeldoko menyampaikan bahwa selama kunjungannya saat ini, telah banyak melihat dan mendengar berbagai situasi. Baik itu Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), dan terakhir di Kota Sibolga-Tapteng.

“Menurut saya, ini adalah perjalanan yang paling jauh untuk perjalanan darat. Saya banyak melihat bagaimana antara sumber daya yang dimiliki dengan kemampuan kita untuk mengeksploitasi yang tidak seimbang. Ini sumber daya daerah sungguh luar biasa, betul-betul sungguh luar biasa. Untuk itu, sepulangnya saya nanti, saya akan berbicara dengan Bappenas, saya akan berbicara dengan berbagai sektor, bagaimana melihat sumber daya yang seperti ini, melihat infrastruktur yang seperti ini, melihat kebutuhan pasar dunia ini, kita mesti sinkronkan nanti. Satu sisi kebutuhan luar itu luar biasa, di sisi yang kita miliki, kita memiliki sumber daya yang luar biasa, tapi ada kelemahan, kita memiliki kelemahan di bidang infrastruktur. Saya membayangkan tadi yang saya lewati, sepanjang pantai itu luar biasa, tapi kita belum mampu untuk mengeksploitasinya,” ucap Moeldoko.

Dia juga menuturkan, bahwa apa yang disampaikan Bupati Tapteng akan menjadi perhatiannya kedepannya. “Tadi Bupati Tapanuli Tengah berpesan kepada saya, saya akan perhatikan pesan itu, ini akan menjadi catatan saya dan akan menjadi kerja saya ke depannya. Karena tugas utama Kepala Staf Presiden, yang pertama adalah mengelola isu-isu strategis, yang kedua melakukan komunikasi politik, yang ketiga monitor dan evaluasi proyek-proyek nasional strategis, dan tambahan tugas lagi dari Presiden, yaitu delivery excellent unit. Saya harus bisa memastikan bahwa kebijakan Presiden itu betul-betul nyampe dan dijalankan dengan baik oleh kementerian. Itulah tugas-tugas yang saya emban saat ini, dan saya juga punya program di kantor namanya Kepala Staf Presiden Mendengar.

Hampir setiap hari kantor saya itu didatangi oleh berbagai komunitas, asosiasi, perkumpulan, dan macam-macam, datang ke kantor saya. Memang saya membuka diri untuk itu selebar-lebarnya, karena tidak semua bisa ketemu dengan Presiden karena banyak kegiatan, jadwal yang luar biasa padat, maka saya yang membuka diri untuk mendengarkan. Untuk itu, saya lebih suka mendengar dari pada berbicara.

Saya simak dengan baik dan saya dengarkan dengan baik, pada kesempatan bertemu Presiden saya laporkan, Presiden, saya baru saja menerima masyarakat ini dan seterusnya, menyampaikan keluhan dan menyatakan bahwa pemerintah kurang memberikan perhatian, mohon pak Presiden memberikan perhatian. Kemudian, Pak Presiden memanggil Menteri yang bersangkutan dan kita rapat bersama untuk mencari solusi. Itulah cara-cara kami di dalam mengelola negara ini,” ungkap Moeldoko.

“Saya datang ke sini juga mendengarkan, melihat dan mendengarkan, berbagai situasi yang dihadapi pemerintah daerah oleh masyarakat. Untuk itu, saya berterima kasih karena sebagian dari tugas saya telah dibantu oleh teman-teman dari pemerintah daerah dan saya disambut luar biasa. Sering saya sampaikan bahwa ciri-ciri masyarakat yang memiliki peradaban tinggi adalah masyarakatnya ramah, masyarakatnya memiliki makanan yang enak, itu ciri-cirinya. Dan sungguh luar biasa, saya masuk ke sini, kedua ciri-ciri itu ada di sini, begitu juga di Mandailing Natal,” tutur Moeldoko.

Selanjutnya, Bupati Tapteng, Danrem 023, dan Forkopimda Sibolga-Tapteng mengulosi KSP Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dan Istri. Selanjutnya, Bupati Tapteng dan perwakilan Pemko Sibolga menyerahkan cinderamata kepada KSP Jenderal TNI (Purn) Moeldoko yang didampingi Ibu Koesni Hardiningsih Moeldoko.

Turut dalam rombongan, Usman Hasibuan, Rahmad Hasibuan, Leonardi, Maslan Lubis, Miswar Lubis, Masda Leni Nasution, Marhayani Polem, Edi Prayitno, Arif Rahman, Hary Lotung Siregar, Suparjianto, dan Husni Hasibuan.
Turut hadir pada acara itu, Danrem 023/KS, Bupati Mandailing Natal, Wakil Bupati Tapteng, Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, Forkopimda Sibolga dan Tapteng, Ketua DPRD Kota Sibolga, Anggota DPRD Tapteng, Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Tapteng, Sekretaris Daerah Tapteng, Asisten, Pimpinan OPD dan Camat Pemkab Tapteng, Pejabat Pemko Sibolga, Kakan Kemenag Tapteng, Ketua MUI Tapteng, BKAG Tapteng, Nahdlatul Ulama (NU) Tapteng, Muhammadiyah Tapteng, Al Washliyah Tapteng, Ibunda Muslimat NU Tapteng, Ibunda Aysyiah, Ibunda Muslimat Al Washliyah, para Pendeta, Pastor, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan undangan lainnya. (dh)

Unefa

Pascasarjana

Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close