Berita

Budi Utari Siregar ‘Korban PHP’: Sehari Diaktifkan jadi Sekda, Besoknya Dinonaktifkan

SIANTAR, FaseBerita.ID – Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pematangsiantar Budi Utari Siregar menjadi ‘korban Pemberi Harapan Palsu (PHP)’. Ia diaktifkan kembali sebagai Sekda Pematangsiantar, namun keesokan harinya langsung dinonaktifkan.

Sehingga jabatan Sekda Pematangsiantar masih dijabat Kusdianto sebagai Pelaksana Harian (Plh). Budi Utari sendiri, dijadwalkan segera menjalani pemeriksaan oleh Walikota Pematangsiantar Hefriansyah.

Kabag Humas Pemko Pematangsiantar Muhammad Hamam Sholeh mengatakan, Pemko telah menindaklanjuti surat dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait pencopotan Budi Utari Siregar sebagai Sekda.

“Dalam surat KASN itu ada tiga rekomendasi. Pertama, meninjau kembali SK pemberhentian Budi Utari Siregar sebagai Sekda. Kemudian, mengaktifkan kembali Budi Utari Siregar sebagai Sekda, dan kemudian memeriksa Budi Utari Siregar,” terang Hamam Sholeh, Senin (28/10/2019).

Guna menindaklanjuti surat KASN tersebut, lanjut Hamam Sholeh, Walikota Pematangsiantar Hefriansyah telah mengaktifkan kembali Budi Utari Siregar sebagai Sekda, Senin (21/10/2019).

Namun keesokan, harinya, Selasa (22/10/2019) Hefriansyah kembali mengeluarkan surat untuk menonaktifkan Budi Utari Siregar. Selain itu, Hefriansyah memperpanjang SK Plh Sekda kepada Kusdianto.

“Kenapa dinonaktifkan kembali? Sebab sesuai surat rekomendasi KASN, Budi Utari Siregar harus dilakukan pemeriksaan. Sehingga walikota selaku atasannya akan melakukan pemeriksaan. Jadi karena akan diperiksa, maka Budi Utari dinonaktifkan,” kata Hamam Sholeh.

Saat disinggung apakah Hefriansyah sudah memeriksa atau bertemu Budi Utari, Hamam Sholeh mengatakan belum ada.

“Kemungkinan dalam satu atau dua hari ke depan akan dilakukan pemeriksaan kepada Budi Utari. Karena walikota selaku atasannya langsung, maka walikota yang akan memeriksa Budi Utari,” terang Hamam Sholeh.

Sementara itu, Plh Sekda Pematangsiantar Kusdianto mengaku dirinya hanya melaksanakan tugas dan amanah yang diberikan walikota.

“Selama saya jadi Plh Sekda, tentu saya tetap melaksanakan tugas-tugas sebaik mungkin. Namanya juga amanah. Kita ingin Kota Siantar ini lebih maju,” tukasnya.

Ia tidak menampik dirinya menerima SK perpanjangan sebagai Plh Sekda Siantar dari walikota. Hanya saja, Kusdianto enggan berkomentar terkait penonaktifan Budi Utari Siregar.

“Kalau soal itu, saya tidak berkomentar,” ujarnya singkat. (pra)



Unefa

Pascasarjana
Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close