Berita

Buaya Peneror Itu Masuk Perangkap

TAPTENG, FaseBerita.ID – Setelah sekian lama dilanda keresahan, warga Desa Makarti Nauli, Kecamatan Kolang, Tapanuli Tengah (Tapteng), akhirnya lega. Buaya ‘peneror’ yang dalam kurun waktu sebulan belakangan dicari-cari, berhasil ditangkap.

Ya, pada Sabtu (9/3) sekira pukul 06.30 WIB, hewan predator yang sangat ditakuti itu masuk perangkap (jerat) yang sebelumnya telah dipasang warga setempat.

Penangkapan hewan predator yang sangat ditakuti ini juga dibenarkan Kepala Desa Makarti Nauli, Nasrul. Ia mengatakan, reptil yang selama ini meresahkan masyarakat tersebut telah diamankan di salah satu rumah warga, menunggu proses selanjutnya dari pihak terkait.

“Tertangkap buaya di Makarti dan bukan hoaks. Panjangnya sekitar 2,5 meter dengan berat antara 70 hingga 100 kg,” sebutnya.

Dikatakannya, setelah sekian lama penampakan buaya menjadi teror di tengah-tengah masyarakat, pihaknya memasang jerat, yang akhirnya berhasil melumpuhkan buaya yang selama ini menjadi salah satu penghuni sungai tersebut.

Dengan keberhasilan ini, timpal Kepala Desa, informasi yang disampaikan selama ini benar adanya dan bukan hoaks, seperti apa yang beredar di khalayak banyak.

Ia juga menegaskan akan kembali memasang jerat untuk menangkap buaya lainnya yang diduga masih ada. Sebab menurut warga, buaya yang selama ini kerap muncul di pemukiman warga itu ada dua ekor. “Nanti sore kita akan kembali memasang jerat (perangkap). Karena pasangan buaya yang tertangkap ini pasti berada di sekitar sungai ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perternakan Drh Iskandar saat berkunjung ke Desa Makarti Nauli menyebutkan bahwa tanda-tanda reptil ganas itu tidak ada. Drh Iskandar dijelaskannya bahwa jejak buaya tidak ada. (dh/ztm/int)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button