Berita

BPS Simalungun Sosialisasi Sekaligus Pandu DPRD Simalungun Sensus Online

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID-Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Simalungun melakukan jemput bola, melaksanakan sensus online di DPRD Simalungun, Senin(18/5/2020).

Para anggota DPRD yang belum melakukan sensus online 2020 dipandu langsung oleh petugas untuk melakukan sensus secara online setelah sebelumnya dilaksanakan sosialisasi.

Para anggota DPRD Simalungun dipimpin Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani mendapat penjelasan secara langsung dari Kepala BPS Kabupaten Simalungun Merine Sohadi Angkat.

Kepala Sekretariat DPRD Simalungun SML Simangunsong SH didampingi Kabag Umum Andar Abdi Saragih dan Kasubbag TU Vera, menjelaskan sensus online 2020 yang dilaksanakan DPRD Simalungun merupakan program nasional. Pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya keterlambatan sensus tersebut.

“Sensus Online 2020 ini sampai 29 Mei, menghindari keterlambatan maka dilakukan sosialisasi sekaligus pengisian data,”katanya.

Sementara Kepala BPS Simalungun Merine Sohadi Angkat menjelaskan, sensus penduduk tahun 2020 dilakukan dalam dua tahap yakni secara online dan wawancara.

Untuk sensus penduduk secara online digelar mulai 15 Februari hingga 29 Mei, setelah dilakukan perpanjangan karena kondisi pandemi covid-19.

“Kita melakukan sosialisasi ke DPRD Simalungun sekaligus memandu anggota DPRD langsung mengisi formulir isian secara online,”kata Sohadi Angkat.

Dijelaskan Sohadi, sensus penduduk bermanfaat untuk mengetahui jumlah penduduk, komposisi umur serta pemetaan secara wilayah. Data jumlah penduduk dan komposisinya, nantinya menjadi dasar dalam menentukan semua arah pembangunan oleh pemerintah.

“Sensus kali ini juga bertujuan untuk menyatukan data penduduk. Kelak data soal penduduk hanya satu. Maka BPS kali ini sudah menggunakan data dari Disdukcapil per Juni 2019 yang sudah dilengkapi NIK,”katanya.

Kelak data penduduk ini, menjadi dasar dalam pelaksanaan survei ke depan oleh BPS dan menjadi dasar kebijakan pemerintah ke depan.(fi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button