Berita

Boy Iskandar Warongan Reses: “Jika Hasil Dialog ini tak Direalisasikan Silahkan Lapor”

SIANTAR, FaseBerita.ID – Dalam Reses anggota DPRD kota Pematangsiantar, Boy Iskandar Warongan, Sabtu (14/12) di Pasar Tojai, Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar menyoroti permasalahan warga terkait penerimaan bantuan dan infrastruktur.

Salah seorang warga Suwito, ada beberapa permintaan kepada pemerintah Daerah agar memfasilitasi lahan pemakaman, disediakan lahan untuk olahraga di lingkungan kelurahan Bahkapul karena di daerah tersebut tidak ada lahan pemakaman dan olahraga.

“Tidak hanya di situ saja kami meminta kepada pemerintah Daerah agar dranase di perhatikan. Selanjutnya kepada Dinas sosial untuk dana PKH mohon tepat sasaran lah dan di tinjau semaksimal mungkin bagi yang menerima PKH karena banyak nya yang tidak tepat sasaran. Kepada dinas pangan ada tidak bibit dari buat masyarakat,” tanyanya kepada narasumber.

Warga lainnya Farida, menanyakan langsung kepada narasumber Dinas sosial tentang kriteria mendapatkan PKH dan masih banyaknya penerima PKH yang tidak tepat sasaran.

“Saya memohon lah kepada Dinas sosial agar di tinjau ulang bagi yang menerima PKH karena masih banyak masyarakat yang tidak mendapatkan padahal dari segi ekonomi masyarakat itu layak mendapatkan sedangkan yang ekonomi menengah ke atas mendapatkan bantuan,” pintanya.

Dalam menanggapi permintaan masyarakat tersebut lurah bahkapul Jaya Kesuma mengakatakan tahun 2019 kelurahan Bahkapul memang mendapatkan bantuan dana kelurahan sekitar Rp350 juta.

“Kami memang mendapat kan dana kelurahan sebesar 350 juta itupun untuk pembangunan sarana prasarana dranase, di beberapa titik dan untuk dranase yang belum di perbaiki akan segera di bahas di Musrenbang agar di ajukan untuk anggaran tahun berikutnya. Di tahun 2020 kita sudah anggarkan untuk pembuat gapura di pintu masuk pintu keluar di kelurahan Bahkapul,” ujarnya.

“Kami juga ingin ada acara rembuk warga untuk membawa bahan-bahan usulan untuk Musrenbang. Mana-mana lampu yang mati kita laporkan ke tarukim untuk Natal, jalan berlobang kita minta akan di perbaiki,” ujar Jaya.

Jaya juga menambahkan kelurahan juga di tahun 2020 akan melakukan Pelatihan menjahit dan salon untuk menambah inkam-inkam keluarga.

“Tujuan kita melakukan pelatihan itu agar masyarakat bisa membuka usaha dan menambahkan pendapat masyarakat,” terangnya.

Kepala Dinas Ketahanan pangan dan pertanian serta perikanan Ali Akbar dalam menanggapi jawaban dari pertanyaan masyarakat, kalau ada permintaan masyarakat agar di bentuk kelompok dan boleh di ajukan ke kantor.

“kalau ada permintaan dari masyarakat kita akan usulkan. Pertanaman cabe dan bawang di tahun depan. Perikanan bisa bermohon kepada kami untuk bantuan pembibitan. Ketahanan pangan, rumah pangan lestari,” ujarnya.

Dinas Sosial, Nina Fauziah lubis kasih pemberdayaan masyarakat menanggapi pertanyaan dari masyarakat mengatakan akan melakukan peninjauan kepada masyarakat yang penerima PKH.

“Kita akan meninjau dan tim-tim akan melakukan pendataan. Jika memang ada masyarakat yang menemukan PKH itu tidak tepat sasaran di foto dan langsung di laporkan ke kita. Dan kita akan langsung melakukan pengecekan kalau memang tidak layak kita aka berikan sangsi ada pun bentuk sangsinya akan kita copot langsung. Dan bagi masyarakat yang tidak mendapatkan boleh datang membawa datanya nanti akan kita buat di daftar tunggu,” ujarnya.

“Untuk lahan pemakaman di tahun 2021 akan di rencanakan akses jalan ke lokasih di Nagahuta ujung yang di ibahkan PTPN ke pemko. Semoga secepatnya selesai,” terangnya.

Terpisah, Boy Iskandar Warongan S.Sos mengapresiasi atosias masyarakat yang mengikuti Reses dan menyampaikan aspirasinya. Aspirasi masyarakat ini akan menjadi catatan buat kedepannya.

“Saya mengucapkan terimakasih, mudah-mudahan dialog kita ini betul-betul di realisasikan. Tidak momentum dialog hari ini saja ini tetapi harus di realisasikan,” ujarnya.

Boy juga menegaskan jika nanti nya dialog ini tidak terlaksana boleh di hubungi dan akan mengejar serta mempertanyakan kepada narasumber yang hadir sekarang ini.

“Apa bila yang ditanyakan tadi tidak dilaksanakan kedepannya boleh hubungi saya dan saya yang akan mengejarnya nanti. Karena yang saya dengar tadi yang kita dialog kan tadi bukanlah hal yang utuk melainkan hal yang baik,” ujarnya sembari memberikan nomor kontak telepon ke masyarakat yang hadir. (fi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button