Berita

BOT Pola Mengembangkan Kawasan Danau Toba

HUMBAHAS, FaseBerita.ID – Perjanjian Build, Operate and Transfer (BOT) atau bangun, guna dan serah dalam bentuk kerjasama antara pemerintah dan swasta untuk membangun proyek infrastruktur di kawasan danau toba, disarankan menjadi pola dalam membantu investor pada tujuh kabupaten di seputaran Danau Toba, merujuk pada Kemenkeu No 248/KMK.04/1995 Jo SE – 38/PJ.4/1995.

Di mana, pemegang hak atas tanah memberikan hak kepada investor untuk mendanai, merancang, membangun dan mengoperasikan suatu fasilitas selama masa perjanjian. Atau lazim dinyatakan dalam kontrak konsesi. Hal itu disebut DR Ir Mombang Sihite MM, beberapa waktu lalu.

“Pemerintah di seputaran kawasan Danau Toba harus memikirkan ini untuk mempercepat pegembangan dan pembangunan. Sehingga wujud dan target wisata yang diharapkan dapat tercapai. Windowsnya sudah jelas, ada bandara Silangit di Taput dan bandara Sibisa di Tobasa yang saat ini sedang dikembangkan,” ujarnya.

Mombang yang juga putra asal Dolok Sanggul itu, selain perhatian dengan daerah asalnya, dia juga sangat peduli dengan pengembangan kawasan Danau Toba.



Pascasarjana

Unefa
1 2Laman berikutnya
Back to top button