Berita

Bos Inalum jadi Wamen BUMN

FaseBerita.ID – Budi Gunadi Sadikin resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (Wamen BUMN). Direktur Utama PT Inalum itu menempati posisi tersebut bersama Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo.

Sebagaimana dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Budi Gunadi memiliki harta mencapai Rp143 miliar, tepatnya Rp143.848.457.242. Berdasarkan laporan tersebut, total harta tak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp70 miliar. Nilai tersebut terdiri dari sejumlah tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, Bandung, dan Bekasi.

Budi dilaporkan memiliki sejumlah mobil mewah dengan total nilai Rp1.275.000.000. Kendaraan tersebut meliputi mobil Toyota Alphard Minibus, mobil Mercedes Benz E300, mobil Mini Cooper Sedan, serta mobil Mazda 2 All New Skyactiv R AT. Harta bergerak lainnya yang dimiliki Budi senilai Rp3.030.000.000. Nilai surat berharga yang dimiliki Budi tak kalah fantastis dengan nilai harta tidak bergeraknya, yakni Rp63.951.129.355. Sementara kas dan setara kas yang dilaporkan sebesar Rp5.592.327.887.

Budi menjabat Dirut PT Inalum sejak September 2017. Sebelumnya, ia merupakan Direktur Utama Bank Mandiri. Budi Gunadi merupakan jebolan Fisika Nuklir dari Institut Teknologi Bandung pada 1988. Ia mengawali karier sebagai staf teknologi informasi di IBM Asia Pasifik yang berpusat di Tokyo, Jepang. Kemudian, ia melanjutkan karier di IBM Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Systems Integration and Professional Services Manager hingga 1994.

Selanjutnya, pria kelahiran 1964 ini pindah ke Bank Bali yang sekarang berubah nama menjadi Bank Permata. Budi beberapa kali memegang sejumlah jabatan, di antaranya sebagai General Manager Electronic Banking, Chief General Manager wilayah Jakarta, dan Chief General Manager Human Resources hingga 1999. Kemudian, Budi bergabung dengan ABN Amro Bank Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Direktur Consumer Banking hingga 2004. Selanjutnya, ia meloncat lagi ke Bank Danamon sebagai Executive Vice President Consumer Banking dan Direktur di Adira Quantum Multi Finance.

Sejak 2006, Budi bergabung ke Bank Mandiri. Nama Budi Gunadi belakangan jadi sorotan karena perusahaannya mampu merebut mayoritas saham PT Freeport Indonesia. Setelah proses lobi yang cukup panjang, pada September 2018, sebanyak 51 persen saham Freeport berhasil dikuasai Indonesia. Dari pokok divestasi saham itu, disepakati juga nominal pembayaran yang harus dilakukan untuk mencaplok 51 persen saham di PTFI sebesar 3,85 miliar dollar AS. Pembayaran dilakukan oleh Inalum sebagai induk holding BUMN pertambangan Indonesia.

Uang 3,85 miliar dollar AS itu dipakai untuk membeli hak partisipasi atau Participating Interest Rio Tinto dan 100 persen saham FCX di PT Indocopper Investama. Participating Interest Rio Tinto di PTFI sebesar 40 persen, sedangkan saham Indocopper sebesar 9,36 persen. Dari 40 persen Participating Interest Rio Tinto akan dikonversi jadi saham yang kemudian ditambah dengan bagian saham Indocopper hingga Inalum bisa dapat 51 persen. Dalam menghimpun dana 3,85 miliar dollar AS, Inalum dibantu oleh sejumlah bank untuk pendanaannya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memperkenalkan 12 orang sebagai wakil menteri yang akan membantu kinerja Kabinet Indonesia Maju. Perkenalan 12 wakil menteri dilakukan Jokowi di Istana Kepresidenan, Jumat (25/10/2019).

Sebelum mengumumkan wakil menteri, Jokowi terlebih dulu mengundang mereka ke Istana pada Jumat pagi. Setelah itu, satu per satu mereka memperkenalkan diri kepada wartawan, termasuk mengungkap tugas apa yang diemban. Jokowi memperkenalkan para wakil menteri ini sambil duduk di tangga Istana Merdeka. Para wakil menteri diperkenalkan dan secara satu per satu Jokowi mengungkapkan pesan dan harapannya. Berikut daftar lengkap wakil menteri pilihan Jokowi: Wakil Menteri Luar Negeri: Mahendra Siregar, Wakil Menteri Pertahanan: Wahyu Sakti Trenggono, Wakil Menteri Agama: Zainut Tauhid Sa’adi, Wakil Menteri Keuangan: Suahasil Nazara, Wakil Menteri Perdagangan: Jerry Sambuaga, danWakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: John Wempi Wetipo.

Kemudian, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Alue Dohong, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi: Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional: Surya Tjandra, Wakil Menteri BUMN: Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri BUMN: Kartika Wiryoatmojo, dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Angela Hary Tanoesoedibjo. (kdc/int)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button