Berita

Bonaran Dipindah ke Rutan Polres Tapteng

FaseBerita.ID – Atas adanya laporan masyarakat ke Polres Tapteng dan setelah hakim Pengadilan Negeri (PN) Sibolga menerima surat permohonan pemindahan tahanan sementara, maka terdakwa Raja Bonaran Situmeang dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Sibolga ke Rumah Tahanan (Rutan) Polres Tapteng.

Hal itu terungkap saat berlangsungnya persidangan atas terdakwa Raja Bonaran Situmeang di PN Sibolga yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Martua Sagala didampingi Hakim Anggota Obaja Sitorus dan Marolop WP Bakkara serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syahrul Efendi Harahap dan Tim Penasehat Hukum terdakwa, Senin (15/4).

Dalam surat penetapan yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim usai pemeriksaan saksi berlangsung di ruang sidang, disebutkan bahwa Polres Tapteng meminta kepada Hakim agar memberikan ijin untuk pemindahan tahanan terhadap terdakwa Bonaran ke Rutan Polres Tapteng guna kepentingan penyidikan.

“Permohonan pemindahan penahan tersebut untuk kepentingan penyidikan atas laporan masyarakat tentang tindak pidana gratifikasi suap yang dilakukan oleh terdakwa atas nama pelapor Maruli Firman Lubis,”ucap Martua.

Menimbang permohonan Polres Tapteng cukup beralasan guna mempermudah proses penyelidikan, lanjut Martua, maka permohonan itupun dikabulkan.
“Oleh karena itu permohonan kepolisian resort tapanuli tengah untuk memindahkan sementara waktu terhadap penahanan terdawa dari rumah tahanan lembaga pemasyarakatan klas II A Sibolga ke rumah tahanan polisi Polres Tapanuli Tengah dapat dikabulkan,” katanya.

“Memberikan ijin untuk pemindahan sementara waktu tempat penahanan terdakwa atas nama Raja Bonaran Situmeang dari rumah tahanan lembaga pemasyarakatan Klas II A Sibolga ke rumah tahan polisi pada Polres Tapteng terhitung sejak tanggal 15 April 2019 sampai dengan 22 April 2019,”tambahnya.

Selain itu, dalam surat penetapan yang dibacakan oleh Martua juga menyebutkan bahwa setelah penyidikan dan pemeriksaan dilakukan agar terdakwa dikembalikan ke Lapas Klas II A Sibolga.

“Mengembalikan terdakwa ke rumah tahanan Lembaga Pemasyarakat Klas II A Sibolga setelah penyelidikan dan pemeriksaan terhadap terdakwa dilakukan,” ujarnya.

Di akhir penetapannya, Martua juga menegaskan kepada Jaksa Syahrul untuk melaksanakan penetapan tersebut.

Kendati, Ketua Tim Penasehat Hukum terdakwa Bonaran yakni Mahmudin Harahap saat di ruang persidangan menegaskan bahwa pihaknya tidak menerima kliennya dipindahkan ke Polres Tapteng.

“Kami keberatan atas pemindahan klien kami ini dari Lapas ke Rutan Polres Tapanuli Tengah,” ucapnya. (dh)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button