Berita

Bocah Korban Lakalantas Itu Terima Bantuan

TAPUT, FaseBerita.ID– Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menjamini biaya pengobatan dan perawatan korban kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang dialami bocah cilik bernama Ribka Panggabean (4) di RSU Mitra Sejati Medan.

Pemkab Taput juga menggalang dana bantuan guna menyambung biaya hidup bocah yatim itu pasca insiden Lakalantas yang terjadi pada Senin (17/8) lalu dan merenggut nyawa ayahnya Marojahan Panggabean (35).
Penyaluran bantuan penyambung hidup diserahkan Ketua TP PKK Taput Ny Satika Nikson Nababan boru Simamora, di kediaman mertuanya di Desa Lumban Siagian Siatas Barita.

Satika Simamora di hadapan ibunda Ribka, Sanggul br Tarihoran (35) yang juga terlibat dalam insiden maut tersebut menyatakan pihak keluarga jangan khawatir dan Pemkab sudah menjamini biaya pengobatan Ribka.

“Pak Bupati titip salam karena masih tugas di luar kota, jangan khawatir biaya pengobatan dan nantinya perawatan Ribka sudah kita jamini ke pihak rumah sakit,” kata Satika, Selasa (1/9).

Satika meminta Ibunda Ribka dalam menjalani hidup kedepan, harus bersaksi atas apapun yang telah diterima berkat dari Tuhan.

“Bantuan yang kita serahkan adalah bentuk penggalangan dana dan peruntukannya untuk masa depan Ribka, ada sekitar Rp26 juta lebih simbolis, nanti akan menyusul ditransferkan melalui rekening,” ungkapnya.
Satika berharap pasca penyaluran donasi ini jangan ada nanti persepsi yang lain dan bila butuh bantuan lain komunikasi.

“Silahkan ibu komunikasi ke saya, intinya sejak awal kita telah menjamini biaya pengobatan Ribka di RSU Mitra Sejati, dan kita tetap komunikasi hingga perawatannya nanti,” tukasnya.
Sanggul Tarihoran juga mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemkab.

“Saya minta maaf Bu, bila ada salah paham selama Ribka menjalani perawatan. Dan memang kami sangat merasakan perhatian Kades, Camat, Pak Bupati dan Ibu dimulai dari insiden yang menewaskan suami saya dan melukai putri saya,” ujar Sanggul sambil sembari mengucurkan airmata.
Sanggul juga meminta doa agar putri pertamanya cepat pulih dan juga mendoakan para donatur.

“Kami doakan pak bupati dan ibu kuat dalam memimpin masyarakat Taput,” ujarnya sambil menitikkan air mata.
Sementara itu Basa Sihombing juga menyampaikan rasa terima kasih dan mengakui Ibu Satika sudah beberapa kali berkunjung ke rumahnya.

“Saya senang Bu dan bangga, ibu sudah berapa kali mengunjungi ketika suami saya sakit, dan memang bupati dan ibu perpanjangan tangan Tuhan guna menolong cucu saya,” ungkapnya.

Seperti diketahui, insiden Lakalantas itu terjadi pada Senin, 17 Agustus lalu. Sepedamotor yang dikendarai Marojahan Panggabean (35) berboncengan dengan istri Sanggul Tarihoran (35) dan anaknya Ribka Panggabean (4) bertebrakan dengan sepedamotor lain.

Akibat kejadian, Marojahan Panggabean meninggal dunia. Selain itu, putri pertamanya Ribka Panggabean juga harus menjalani perawatan dan operasi yang menelan dana ratusan juta. Hal itu yang membuat Pemkab Taput melakukan penggalangan dana. (fi/as)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button