Berita

Bocah 6 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang Hotel Wisata Indah

FaseBerita.ID – Seorang bocah berusia 6 tahun tewas tenggelam di kolam renang Hotel Wisata Indah Sibolga, Minggu (8/3) sekira pukul 17.00 WIB. Korban diketahui bernama Rezeki Alfiandi Nainggolan, warga Jalan Ketapang, Lingkungan IV Kelurahan Sibolga Ilir, Sibolga Utara.

Menurut keterangan polisi, saat itu korban datang dengan ibunya Mirna Hutasoit (26). Setelah beberapa jam berenang, Mirna bermaksud mengajak korban untuk pulang. Saat Mirna menghampiri kolam, korban sudah tidak ada.

“Dia mencari-cari anaknya untuk diajak pulang. Pada saat itu ibu korban tidak menemukan anaknya,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin.

Karena tak kunjung ketemu, Mirna kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada penjaga kolam, Dedi Junaidi. Mirna dan Dedi pun mencari korban hingga menyusuri setiap dasar kolam. Keduanya pun kaget, saat melihat korban dalam posisi telungkup di dasar kolam. “Pada saat itu penjaga kolam yang melihat korban sudah tenggelam di dalam kolam renang,” ungkapnya.

Dedi langsung melompat ke dalam kolam dan mengangkat tubuh korban ke permukaan. “Selanjutnya, Dedi memberikan nafas buatan serta menekan bagian dada korban, berharap korban masih dapat diselamatkan,” tukasnya.

Namun pada saat itu korban sudah tidak bergerak lagi. Ibu korban dan penjaga kolam renang lalu melarikan korban ke RSU FL Tobing Sibolga. Menurut keterangan tenaga medis rumah sakit, bocah tersebut telah meninggal dunia.

“Hasil keterangan dokter mengatakan korban sudah meninggal sebelum sampai di RSU FL Tobing Sibolga,” pungkasnya.

Pihak kepolisian masih mendalami kasus tewasnya putra dari Klinton Nainggolan (25) tersebut. Keterangan masih terus dikumpulkan dari saksi-saksi. Hasil rekaman CCTV hotel juga diambil untuk dijadikan rujukan penyebab kematian korban. Untuk sementara, kolam renang tersebut ditutup dan dipasang police line.

Sementara itu saat dikonfrimasi oleh wartawan koran ini terkait dugaan kurangnya pengawasan pihak Hotel WI yang mengakibatkan seorang ibu harus kehilangan anaknya yang berusia enam tahun meninggal dunia.

Sementara itu saat hendak dikonfirmasi, belum ada seorang pun pihak hotel yang bisa memberikan keterangan. Ketika didatangi pada Senin (9/3) siang, salah seorang karyawan hotel mengaku bahwa petugas bagian Humas hotel itu sedang tidak berada di tempat. “Sedang tidak ada humasnya bang, sedang keluar,” jelasnya.

Seperti diketahui, Rezeki bukanlah korban pertama yang tewas tenggelam di kolam renang Hotel WI. Sebelumnya, seorang bocah berusia 12 tahun bernama Imam Buqori Siregar, warga Pulo Pane, Kecamatan Sosor gadong, Tapteng, juga ditemukan meregang nyawa di dasar kolam pada Desember 2013 lalu. (ts/tam)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button