Berita

Biaya Rapid Test di Madina Rp150 Ribu: Ini Berkas yang Perlu Dipersiapkan

FaseBerita.ID – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan drg Hj Bidasari mengatakan tarif rapid test Covid-19 di RSUD Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditetapkan sesuai dengan Surat Edaran (SE) dari Menteri Kesehatan (Menkes).

“Tarifnya sesuai Surat Edaran dari Menkes yang kita tetapkan, yakni Rp150 ribu per orang,” kata Bidasari.

Sebelumnya diketahui dalam Surat Edaran Menkes dengan Nomor HK.02.02/I/2875/2020 tertulis batasan tertinggi untuk tarif rapid test yakni sebesar Rp150 ribu.

Bidasari menjelaskan, prosedur pelayanan pemeriksaan rapit test ada beberapa berkas yang harus perlu dipersiapkan oleh setiap orang/pasien.

Pertama, yang bersangkutan harus membawa identitas seperti KTP dan surat keterangan dari Kepala Desa/Kepling setempat bahwa ia berdomisili di daerah tersebut. Seterusnya, kalau yang bersangkutan berasal dari instansi harus membawa surat keterangan dari pimpinannya.

“Kita harus tau dulu yang bersangkutan ini untuk apa melakukan pemeriksaan rapit test. Kalau dia mau keluar daerah makanya melakukan pemeriksaan, harus minta surat keterangan domisili dari Kades setempat. Namun kalau ia berasal dari sebuah instansi maka harus ada keterangan dari pimpinannya,” jelasnya.

Untuk jadwal pelayanan pemeriksaan rapit test pihak RSUD Panyabungan membuka pelayanan mulai setiap hari Senin sampai Sabtu pukul 10.00-12.00 WIB. Dan untuk hasil pemeriksaannya yang bersangkutan hari itu juga sudah dapat hasilnya.

“Berkas-berkas pasien ini awalnya kita input dulu. Kemudian pasien diperiksa lalu baru dilakukan rapit test. Untuk hasil pemeriksaannya pada hari itu sudah dapat diperoleh oleh yang bersangkutan,” ujar Bidasari.

Ia menambahkan, biaya Rp150 ribu itu hanya untuk pelayanan pemeriksaan rapid test. Namun apabila ingin membuat surat kesehatan yang bersangkutan membayar lagi biayanya sebesar Rp30 ribu.

“Ada yang ngurus rapid test, tapi ada juga itu yang hanya ngurus surat kesehatan saja. Kalau untuk rapid test biaya Rp150 ribu, kalau untuk buat surat kesehatan sebesar Rp30 ribu,” katanya. (Mag 01)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button