Berita

Biaya Kelahiran dan Perawatan Bayi Kembar Tiga Ditanggung Pemkab Simalungun

SIANTAR, FaseBerita.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menanggung seluruh biaya kelahiran dan perawatan bayi kembar tiga di Rumah Sakit (RS) Vita Insani Pematangsiantar. Hal tersebut langsung dikatakan Bupati Simalungun Jopinus Ramli (JR) Saragih saat menjenguk kedua bayi kembari yang masih dalam perawatan di RS Vita Insani, Rabu (16/10/2019) sekira pukul 14.30 WIB.

“Kan mereka warga saya. Karena orangtua bayi dari keluarga kurang mampu, maka kami dari pihak pemerintah yang akan membayarkan semua biaya pengobatan bayi tersebut,” terang JR, yang didampingi Pangulu Nagori Janggir Leto Kecamatan Panei, Kepala Puskesmas, dan Dinas Kesehatan Simalungun.

“Tadi saya bilang kepada pihak rumah sakit, bahwasanya seluruh biaya pengobatan bayi dibayar oleh  Pemkab Simalungun. Saya juga bilang, upayakanlah bagaimanapun caranya agar sehat kedua bayi tersebut,” tambahnya.

Terpisah, Humas RS Vita Insani Trisno Munthe membenarkan kedatangan Bupati Simalungun JR Saragih.

“Iya benar, pak JR Saragih tadi datang berkunjung ke mari, bersama orangtua bayi dan rombongan. Kedatangan beliau tak lain untuk menjaminkan seluruh biaya pengobatan bayi, sekaligus melengkapi seluruh berkas orangtua bayi. Kan data-data orangtuanya belum lengkap semua,” jelas Trisno.

Sementara itu, ayah bayi kembar tiga, Santoso Hutabalian (28) mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Simalungun yang telah memberikan bantuan untuk anaknya.

“Terima kasih banyak buat Pak JR Saragih atas perhatiannya. Saya sangat ssenang. Jika bukan karena bantuan Bapak JR Saragih, saya tak tau harus bagaimana lagi. Saya pun nggak punya pekerjaan,” tukasnya.

Bayi kembar tiga yang semuanya berjenis kelamin perempuan lahir dari rahim Riana Resusanti Lubis (33), Sabtu (28/9/2019) sekira pukul 22.11 WIB di RS Vita Insani melalui Operasi Caesar. Ketiganya lahir prematur, dengan berat badan bervariasi. Bayi pertama  1.200 gram, bayi kedua 1.100 gram, dan bayi ketiga 1.000 gram. Namun enam hari kemudian, bayi kedua meninggal dunia. Sehingga saat ini ada dua bayi yang masih dirawat secara intensif di ruang Perinatologi RS Vita Insani. (mag-03)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button