Berita

Besok, 50 Anggota Terpilih DPRD Simalungun Dilantik

28 Wajah Baru, 22 Pemain Lama

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Rabu (25/9/2019) 50 anggota terpilih DPRD Simalungun periode 2019-2024 dilantik. Dari 50 orang yang akan dilantik itu, 28 orang wajah baru. Selebihnya, 22 orang merupakan pemain lama.

Demikian keterangan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Simalungun Sahat ML Simangunsong, di ruangannya, Selasa (24/9/2019) siang.

“Sebelum memasuki ruang rapat paripurna DPRD, 50 anggota DPRD Simalungun yang akan dilantik terlebih dahulu maranggir atau membersihkan diri yang dipandu Partuha Maujana Simalungun (PMS),” terangnya.

“Ada 50 anggota dewan yang akan dilantik, di antaranya 28 wajah baru, dan 22 pemain lama atau tetap lanjut duduk di kursi DPRD Simalungun,” tambahnya.

Menurut Sahat, pimpinan sementara DPRD Simalungun dipilih dari suara terbanyak, yaitu Timbul Jaya Sibarani dari Partai Golkar dan Samrin Girsang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Kalau pimpinan sementara adalah Timbul Jaya Sibarani dan Samrin Girsang. Mereka berdualah yang memimpin rapat perdana saat pelantikan nanti,” sebutnya.

Ke 28 anggota DPRD wajah baru itu yakni Samrin Girsang, Marandus Elbero Tindaon, Jaminan Purba, Jon Redikalmen Saragih, Maraden Sinaga, dan Jonson Riduan Sinaga.

Kemudian, Edi Suprapto, Mariono, Aripin Panjaitan, Junita Veronika Munthe, Johannes Sipayung,  Irwansyah Purba, Andre Andika Sinaga, Juarsa Siagian, Badri Kalimantan, Erwin Parulian Saragih, Ucok Alatas Siagian, dan Jamerson Saragih.

Lalu, Karvan Saragih, Sarudin Gultom, Suriawan, Jarusdin Sinaga, Lisnawati Sirait, Agus Irawan Sinaga, Sariadi Saragih, Saida Purba, dan Benfri Sinaga.

Sedangkan pemain lama, yakni Timbul Jaya Sibarani, Sugiarto, Lindung Samosir, Binton Tindaon, Umar Yani, Rospita Sitorus, Jhon Manat Purba, Walpiden Tampubolon, dan Histony Sijabat.

Lalu, Erna Sari Purba, Elias Barus, Sastra Joyo Sirait,  Bonauli Rajagukguk, Fao Saut Sinaga, Tumpak Silitonga Esron Simbolon, H Ikwanuddin Nasution, Usmayanto, Hendra Sukma Sinaga, Adianto Pasaribu, Edy Sumanto, dan Salbin Damanik.

“Kursi yang disediakan di dalam ruang rapat paripurna hanya 300 unit, yaitu 50 untuk anggota DPRD dan 250 lagi kursi untuk keluarga dan undangan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan anggota DPRD lama,” pungkasnya.

Prosesi Pattapei Sihilap

Sebelum dilantik, ke 50 anggota terpilih DPRD Simalungun tersebut mengikuti prosesi Patappei Sihilap, yang dalam budaya Simalungun memiliki makna menghilap (mengundang) kebaikan, kebersihan, kedamaian, dan kesejahteraan.

“Dalam adat Simalungun, setiap orang yang dipercaya dalam sebuah jabatan, harus diresmikan. Harapannya, saat menjabat dan bertugas mereka mendapat restu dari Tuhan dan hendaknya selalu memerjuangkan kepentingan rakyat,” terang Ketua DPRD Simalungun Johalim Purba, saat ditemui di gedung DPRD Simalungun, kemarin.

Diterangkan Johalim, anggota DPRD Simalungun yang akan dilantik berasal dari berbagai partai politik dan suku. Namun semuanya merupakan perwakilan masyarakat Simalungun.

“Budaya Simalungun merupakan kearifan lokal, sehingga sangat wajar budaya Simalungun ditampilkan dalam pelantikan dan itu sudah menjadi kewajiban,” tukasnya.

Pelantikan kali ini, kata Johalim, merupakan kali ketiga menggunakan dalam prosesi adat Simalungun. Namun, kali ini yang paling lengkap, dan anggarannya ditampung di APBD Simalungun.

“Pakaian adat, baik untuk pria maupun wanita disiapkan Sekretariat DPRD Simalungun. Kita sangat mengapresiasi, karena seluruh anggota DPRD Simalungun mendukung,” kata pria yang merupakan pengusul agar pelantikan anggota DPRD Simalungun menggunakan prosesi adat Simalungun.

“Ada prosesi membersihkan wajah, lalu maranggir, dan mengenakan pakaian adat Simalungun. Harapannya, semua anggota DPRD benar-benar bersih, siap, dan iklas dalam melaksanakan tugas,” tambahnya.

Walau dirinya tidak duduk lagi menjadi anggota DPRD Simalungun, Johalim berharap seluruh anggota DPRD yang akan dilantik, selalu sehat dan dalam lindungan Tuhan saat melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat di Bumi Habonaron Do Bona.

Pria yang menjabat Ketua DPRD Simalungun periode 2014-2019 ini, , berharap budaya Simalungun tetap menjadi tuan di Kabupaten Simalungun.

“Budaya Simalungun harus dilestarikan dan didukung secara berkesinambungan dalam upaya pelestariannya untuk semua kalangan,” tandasnya. (mag-05/esa)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close