Berita

Berkunjung ke Humbahas, 1 Warga Siantar Dinyatakan Positif Korona

Hasil Rapid Test

Humbahas, FaseBerita.ID – FP (47), seorang wanita warga Pematang Siantar yang sedang berkunjung ke rumah adiknya di salah satu desa di Kecamatan Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan (Humbahas) reaktif virus korona setelah dilakukan test cepat oleh tim rapid test Humbahas, Sabtu (4/4/2020).

Saat ini pasien sudah dirujuk ke ke Rumah Sakit GL Tobing (Rumah Sakit Rujukan Covid-19) di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Sebelumnya, status FP sudah dinyatakan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) RSUD Dolok setelah yang bersangkutan berobat melalui jalur UGD karena mengalami batuk, sakit tenggorokan dan sesak pada tanggal 21 Maret lalu.

Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid 19 Humbahas, Hotman Hutasoit menjelaskan, FP bersama anaknya berkunjung ke rumah adiknya EP di Desa Sosor Gonting pada 18 Maret lalu. dua hari sesudahnya, FP mengalami flu dan merasa nyeri pada seluruh persendian dan tulangnya.

“Pada 21 Maret, FP berobat ke RSUD Doloksanggul melalui UGD dengan keluhan batuk, sakit tenggorokan, sesak,” kata Hotman, Minggu (5/4) melalui sellulernya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan adanya Tonsil Hiperemis. Didiagnosa  ISPA dan dinyatakan ODP (Orang Dalam Pantauan). Dokter UGD memberikan terapi setelah berknosultasi dengan dokter Spesialis Paru. Selanjutnya diedukasi untuk isolasi mandiri di rumah dari tanggal 21 Maret hingga 3 April 2020.

“Tanggal 4, kemarin, Tim Rapid Test Kabupaten Humbang Hasundutan melakukan Rapid Test Covid-19 kepada yang bersangkutan FP. Hasilnya positif,” ujar Hotman.

Kepada Pasien juga dilakukan pemeriksaan photo thorax dan darah rutin sebagai syarat pendukung untuk melakukan rujukan ke Rumah Sakit rujukan Covid-19. Dari hasil pemeriksaan tersebut, maka dokter Spesialis Paru RSUD menegakkan diagnosa pasien menjadi PDP.

“Tadi malam, pukul 18.30 Wib pasien sudah dirujuk ke Rumah Sakit GL Tobing, salahsatu Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang,” tandasnya.

Meski demikian, Hotman menegaskan bahwa Pasien belum bisa dikatakan positif terinfeksi covid 19. “Karna untuk memastikan pasien positif, harus mengirim lagi  sampel swab ke Balitbangkes untuk dilakukan test PCR,” terangnya.

Sementara itu, Pemkab Humbahas telah melakukan langkah antisipatif dengan menyemprotkan cairan disinfektan ke rumah dan sekitar pekarangan rumah warga yang dikunjungi pasien tadi. Dan menetapkan ODP terhadap keluarganya EP dan semua yang pernah kontak dengan pasien.(sht/fi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button