Berita

Berkas Pangulu yang Digerebek Bersama Selingkuhan Dilimpahkan

FaseBerita.ID – Berkas perkara dugaan perselingkuhan antara S (39) dengan Pangulu Nagori Kampung Lalang, Kecamatan Ujung Padang berinisial F akhirnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Simalungun, Kamis (26/2) sore.

Kasipidum Irvan Maulana SH membenarkan pelimpahan berkas tersebut dan berkasnya sudah mereka terima.

“Jaksa yang menangani kasus ini Sahman Munthe SH. Tapi oknum Pangulunya tidak ditahan, karena masa hukumannya tidak sampai lima tahun,” kata Irvan.

F sendiri dikenai Pasal 284 (2) KUHP dengan ancaman delapan bulan.

“Makanya itu dia tidak kita tahan. Korban dan pangulu itu tadi datang bersama-sama ke sini didampingi polisi juga,” ujarnya.

Bergulirnya kasus ini ke meja hijau lantaran oknum pangulu ketahuan selingkuh di rumah kekasih gelapnya di Huta III, Nagori Kampung Lalang, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun.

Keduanya dipergoki suami S berinisial Ed, bersama adik iparnya berinisial Suh.

Ceritanya, Rabu (13/11/2019) sekira pukul 21.00 WIB, korban pura-pura pamit pada istrinya S dan tidak di luar.

Setelah itu, Ed menghubungi adiknya Suh agar membuntuti pergerakan Pangulu F, karena sebelumnya dia sudah curiga terhadap istrinya berhubungan dengan pangulu tersebut.

Ternyata dugaan itu benar. Sekira pukul 23.00 WIB, korban melabrak keduanya berada di rumahnya.

Ed sendiri menggedor pintu depan. Sementar Suh berjaga di pintu depan dapur.

Meski digedor, namun pintu tak juga dibuka. Ternyata oknum Pangulu tersebut lari dari dapur. Kemudian Ed mendengar teriakan Suh mengatakan “maling, maling”. Ed berlari mendatangi Suh lalu melihat Pangulu itu sudah ditangkap dengan kondisi buka baju.

Massa yang sudah ramai berupaya memisahkan Ed dengan pelaku. Sedangkan S yang ditanyai di dalam rumah oleh Ed mengakui kalau dirinya melakukan perzinahan dengan pelaku.

Selanjutnya Ed melaporkan istrinya ke Polsek Bosar Maligas guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. (ros/fi)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker