Berita

Berduan di Kosan Dua Sejoli Malah Dilaporkan karena Bikin Resah

FaseBerita.ID – Imbauan pemerintah untuk meminimalkan aktivitas di luar rumah ternyata benar benar ‘dimanfaatkan’ oleh dua oknum muda-mudi yang dimabuk asmara di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara.

Alih alih mencegah penyebaran virus Covid-19, keduanya malah melakukan hubungan terlarang di dalam salah satu kamar kos. Kelakuan penyakit sosial masyarakat itu diketahui oleh personel Polsek Indra Pura, Polres Batubara yang mengadakan operasi rutin serta imbauan prefentif kepada masyarakat terlebih pada jam malam terkait mengantisipasi wabah penularan virus corona yang lagi marak diperangi.

Mereka mendapati pasangan bukan suami istri di dalam kamar kos berdasarkan laporan keresahan warga.

Kapolsek Indrapura AKP Mitha Natasya membenarkan kejadian itu. Menurutnya, penggerebekan bermula saat anggotanya menerima laporan keluh kesah dari warga yang menyebutkan bahwa di lokasi tersebut sering dijadikan tempat menginap pasangan bukan suami isteri.

Personel Polsek yang kebetulan sedang bertugas dan melakukan patroli langsung menelusuri informasi tersebut. Takut sesuatu yang tak diinginkan terjadi dan berpotensi meluasnya keresahan warga akhirnya mereka memeriksa tempat dimaksud dan mendapati dua insan manusia beda jenis dimabuk asmara dalam satu kamar. Sang pria berinisial NPG (37) sementara teman wanitanya berinisial LU (26).

Sempat terjadi keributan kecil dan adu mulut saat sang pria dimintai identitas dirinya oleh polisi pada peristiwa yang terjadi di hari Senin (6/4) malam sekitar pukul 23.00 WIB itu.

Usut punya cerita, ternyata LU seorang janda muda dan telah memadu kasih sekitar sembilan bulan lamanya dengan NPG yang masih beristri itu. Pengakuan sang wanita, dia akan segera dinikahi oleh pacarnya setelah wabah corona ini mereda.

Setelah melalui proses negosiasi yang alot akhirnya keduanya digelandang ke Polsek Indrapura untuk dibina dan peringatan. Pihak keluarga ikut juga dibawa sebagai alas perdamaiannya. (per)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button