Berita

Bentrok Aparat di Pahae Jae: Enam Luka-luka, Kantor Polisi Rusak

FaseBerita.ID – Cekcok antar aparat keamanan di Desa Silangkitang, Pahae Jae, Tapanuli Utara (Taput) pada Kamis (27/2) siang mengakibatkan sejumlah anggota polisi mengalami luka-luka. Tidak hanya petugas, satu Mapolsek juga dikabarkan rusak.

Informasi yang didapat, kejadian perselisihan berujung penganiayaan itu berawal saat Kapolsek Pahae Jae AKP Ramot S Nababan sedang mengatur lalu lintas, akibat adanya kemacetan disebabkan satu buah truk jenis fuso mengalami kecelakaan tunggal di Jalinsum Tarutung-Sipirok, Desa Silangkitang, Taput, Kamis (27/2) siang.

Saat sedang mengatur lalu lintas bersama masyarakat sekitar dan petugas dari koramil setempat, tiba-tiba datang sebuah mobil dari arah Sipirok yang disebut-sebut ditumpangi rombongan prajurit TNI dari Kompi A Yonif 123 Rajawali Kapten Ridwan. Melihat mobil tersebut, Kapolsek menegurnya. Dan kemudian terjadi cekcok mulut.

Petugas Koramil yang melihat keributan tersebut langsung melerai dan menenangkan keduanya.

Tak berapa lama, sejumlah orang diduga oknum TNI datang dari arah Tarutung ke lokasi dan melakukan pemukulan.

Namun akhirnya berhasil dilerai oleh petugas Bhabinsa dari koramil dan masyarakat setempat.

Kemudian sejumlah oknum tersebut pergi meninggalkan lokasi. Dan saat melintas di depan Mapolsek Pahae Julu, sejumlah oknum kembali turun dan langsung merusak markas polisi sektor tersebut.

Akibat dari kejadian itu, diketahui sejumlah petugas dari kepolisian mengalami luka-luka, di antaranya Kapolsek Pahae Jae Polres Tapanuli Utara AKP Ramot S Nababan bersama tiga personelnya; Aipda David Marganti Simatupang, Brigadir Dodi Sianturi, dan Brigadir Ricardo Sitompul. Ditambah lagi dua personel dari Polisi Resort Tapanuli Selatan, Kapos Lantas Polsek Sipirok Ipda Bangun Siregar, Aiptu Velberik Sitompul bersama satu warga yang kebetulan sedang melintas ikut menjadi korban.

Kasubbag Humas Polres Taput Aiptu W Baringbing dikonfirmasi mengenai kejadian itu membenarkannya.

“Saat ini situasi aman dan terkendali. Dan pimpinan dari kedua instansi saat ini berada di Polres Taput untuk penyelesaian kesalahpahaman tersebut. Yang hadir saat ini Danrem 023/KS, Danyon 123 Rajawali, Dandim Taput, Kapolres Taput dan Wadir Intelkam Polda Sumut,” ujar Baringbing.

Dari pertemuan tersebut, kata Baringbing, permasalahan sudah selesai dan TNI-Polri solid di Taput.

“Masalah sudah selesai, antara keduanya sudah saling maaf-maafan dan berpelukan,” tukas Baringbing.

Sementara, soal dua personel Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) yang kebetulan sedang melintas dan ikut menjadi korban, juga sudah mendapat perawatan.

“Hanya kesalahpahaman saja, bukan berkelahi dan perkara ini sudah ditangani pimpinan kita dari TNI dan Polri, kondisi keduanya juga sudah mulai sehat dan berobat jalan,” ujar Kasubbag Humas Polres Tapsel Iptu Alpian Sitepu. (yza/zatam)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close