Berita

Benda Diduga Meteor Hantam Rumah Warga

FaseBerita.ID – Josua Huatagalung, salah seorang warga di Dusun Sitambarat, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dikejutkan dengan hantaman batu seberat 2,2 kg diduga meteor, sehingga membolongi atap rumah miliknya.

Peristiwa yang belum dapat dipastikan penyebabnya itu terjadi pada Sabtu (1/8/2020) sore sekitar pukul (16:30) WIB.

“Tiba-tiba batu jatuh dari langit, bikin kaget. Tapi apapun itu mudah-mudahan pertanda baik buat keluarga kami,” tulis Josua dalam postingan foto batu yang diduga pecahan meteor itu.

Hal itu disampaikan Josua Hutagalung dalam postingan akun Facebooknya sehingga menuai banyak komentar dan perbedaan pendapat warganet.

Dalam postingan dan komentar Josua menyahuti komentar warganet yang bertanya akan peristiwa itu menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi saat cuaca sedang cerah tiba-tiba terdengar gemuruh seperti suara petir yang tidak lama bersamaan dengan adanya batu berwarna hitam jatuh hingga menimpa atap rumahnya hingga bolong. Dan batu tersebut langsung jatuh ke tanah dan membentuk lubang diperkirakan sedalam 15 cm.

“Tembus seng (atap,red) samping rumah dan tanah. Waktu itu saya sedang bekerja di belakang rumah,”sebut Josua.

Melihat peristiwa itu, Josua pun mengambil cangkul dan menggali batu yang diduga meteor yang membolongi atap rumahnya itu.

Setelah berhasil mengamankan batu seberat 2,2 kg itu, Josua juga menjelaskan bahwa sebagian sisi batu itu bila ditempelkan magnet, batunya melekat.

“Batu hitam ini juga sebagian sisi kalau ditempelkan ke magnet, batunya menempel, mungkin batunya mengandung magnet,” kata Josua dalam komentarnya membalas pertanyaan beberapa warganet.

Dari beberapa komentar warganet, ada yang percaya bahwa batu tersebut merupakan pecahan meteor namun tidak sedikit juga yang tidak percaya.

Sementara, Kepala BMKG Pinangsori Kabupaten Tapteng Ahmad Ubaedillah saat dikonfirmasi terkait hal itu mengaku tidak berwenang untuk memberikan komentar.

“Mohon maaf, kami tidak bisa berkomentar kalau masalah itu, untuk benda-benda langit seperti meteor itu LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional,red),” ujar Ubaedillah kepada New Tapanuli, Senin (3/8).

Terpisah, Kapolsek Kolang Iptu Tahir Lubis saat dikonfirmasi membenarkan akan adanya rumah warga yang ditimpa batu.

“Benar ada rumah warga yang ditimpa batu, tapi saya tidak tau batu apa,” jelasnya. (dh)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button