Berita

Bea Cukai: Stop Peredaran Rokok Ilegal

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Cukai rokok merupakan salah satu penyumbang anggaran negara terbesar dari sektor pajak. Belakangan, di Kota Sibolga dan sekitarnya marak beredar rokok tanpa cukai atau rokok yang pemasarannya tidak mempunyai pemasukan ke negara. Salah satu jenis rokok tanpa cukai yang laris manis dipasaran adalah Luffman.

Rokok ini dinilai para pengkonsumsinya sebagai rokok yang paling murah bila dibandingkan dengan rokok bercukai. Perbandingan harganya cukup jauh. Luffman dibandrol hanya seharga Rp8000-Rp10.000 per bungkus. Sementara, untuk rokok bercukai dibandrol Rp20.000-Rp25.000 per bungkus.

Atas kerugian negara tersebut, Kantor Bea Cukai Sibolga mengajak wartawan untuk turut mengampanyekan ‘Stop Rokok Ilegal’. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Bea dan Cukai Sibolga Ahmad Luthfi saat menerima audensi pengurus PWI Sibolga-Tapanuli Tengah, di kantornya, Jumat (17/1).

Menurut Ahmad Luthfi yang baru ditugaskan memimpin Kantor Bea Cukai Sibolga, program pertama yang dilakukannya adalah menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan para pemangku kebijakan dan hukum di wilayah kerjanya, sekaligus menggempurkan ‘Stop Rokok Ilegal’.

“Saya sudah berkunjung ke Korem 023/KS Sibolga yang wilayah teroterialnya cukup luas. Sekaligus meminta dukungan untuk membantu Bea dan Cukai Sibolga untuk memerangi peredaran rokok ilegal. Demikian juga kunjungan ke Kodim 0211/TT, dan kunjungan ke beberapa instansi lain. Dan hari ini saya dikunjungi oleh rekan-rekan wartawan dari PWI yang semakin menambah semangat kami untuk dapat bekerja sama dalam berbagai hal untuk memerangi peredaran rokok ilegal,” katanya.

Diakuinya, luasnya wilayah kerja Bea Cukai Sibolga yang mencakup 11 Kabupaten dan 3 kota, membutuhkan SDM yang lebih banyak. Ditambah, dengan pelayanan di Bandara Silangit Tapanuli Utara. Namun demikian, keterbatasan SDM tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus mengejar target pajak dari wilayah kerjanya.

Senada disampaikan oleh Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Sibolga, Arif Sulistiyono, yang turut mendampingi Kepala Kantor menerima kehadiran pengurus PWI Sibolga-Tapteng. Menurutnya, kerja sama yang baik dan peran dari media sangat membantu untuk dapat mengimbau masyarakat untuk tidak membeli rokok ilegal.

“Nanti kita akan lebih banyak diskusi dengan teman-teman dari PWI Sibolga-Tapteng untuk dapat menyampaikan pesan dan harapan dari Bea Cukai Sibolga kepada masyarakat luas. Karena wilayah kerja kami cukup luas, tentu dibutuhkan penyampaian informasi yang cepat dan akurat kepada masyarakat,” katanya. (ts)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button