Berita

Bayi Laki-laki Ditemukan di Samping Rumah Warga: “Tolong Rawat Bayi Saya”

FaseBerita.ID – Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di samping rumah salah seorang warga bernama Marsaulina Nababan (52) di Jalan Sitiotio Simpang Hutabagasan, Desa Paniaran, Kecamatan Siboring-borong.
Temuan ini sontak membuat warga heboh.

Kapolres Taput melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing membenarkan penemuan bayi laki-laki mungil tersebut. Walpon Baringbing menjelaskan kepada sejumlah wartawan, bayi ini diletakkan di samping rumah sebelah kanan Marsaulina Nababan.

Marsaulina mengetahui jika ada seorang bayi diletakkan di samping rumahnya saat dia keluar dari dalam rumah hendak membuang sampah ke belakang.

Saat itu, Marsaulina terkejut melihat bayi mungil terbungkus popok dan mantel bayi, serta gendongan tergeletak di samping rumahnya. Wanita paruh baya ini lalu mencermati apa yang dilihatnya tersebut, dan ternyata bayi itu bergerak-gerak sambil menangis.

Melihat hal itu, Marsaulina sontak memberitahukan ke tetangganya. Tak lama berselang, warga berdatangan lalu memberitahukan ke Polsek Siborongborong. Mendapat informasi, personel Sat Reskrim Polsek Siborongborong dipimpin Iptu H Hutagalung, tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan melihat bayi berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi sehat tergeletak di samping rumah Marsaulina Nababan.

Di TKP polisi juga menemukan surat yang ditulis di selember kertas yang berisikan, “Bapak/Ibu yang menemukan bayi ini, saya minta tolong, tolong rawat bayi saya. Saya tidak bisa mengasuhnya, karena saya hidup sebatangkara. Saya hanyalah seorang korban pemerkosaan orang jahat yang tak mau bertanggung jawab atas perlakuannya, dan juga saya tidak  kenal sama dia. Saya tidak mampu mengasuh bayi ini, karena saya tidak kerja apa-apa. Selain meminta-minta, saya juga ngak punya tempat tinggal. Saya mau masukkan bayi ini ke panti asuhan tapi tidak di terima karena saya tidak punya data diri. Saya tidak punya KTP, tak punya kartu keluarga juga. Sekali lagi tolong asuh anak saya ini karena saya benar-banar tidak mampu. Saya sayang sama bayi ini, saya tidak mau membuat dia hidup menderita dengan saya. Sekarang dia lagi sakit lihat kepalanya. Bayi ini lahir tanggal 27/12/2019. Namanya Maildan Azka. Agamanya Islam”.

Isi surat ini juga dibenarkan Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing, Jumat (6/3).

Untuk menyelamatkan bayi tersebut, polisi segera membawanya ke Puskesmas Paniaran untuk perawatan.

“Saat ini, bayi malang itu masih dirawat di Puskesmas Paniaran, serta kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pemkab Taput untuk perawatan bayi tersebut ke depan. Sedangkan orang tua anak tersebut masih dalam penyelidikan kita. Dari isi tulisan ini, ada dugaan, memang orangtuanya tidak sanggup untuk mengurus anaknya, karena mungkin faktor kesulitan ekonomi sehingga timbul kalimat yang berkata “Hidup ini memang pahit,” terang Walpon. (as/ahu)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker