Berita

Bayi 2 Bulan Ini Butuh Bantuan: Derita Ulkus, Dada Bolong hingga 3 Cm

PALUTA, FaseBerita.ID – Ilham Jaya Hasibuan dirawat di RSUD Aek Haruaya, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Bayi usia 2 bulan itu dirawat karena mengalami penyakit ulkus di bagian dada dan lengan atas.

Putra ketiga dari pasangan Mora Amri Hasibuan (28) dan Sitta Jamiah Harahap (25) warga Desa Bittais, Kecamatan Dolok ini, harus mendapat penanganan dari medis karena mengalami penyakit serius dan jarang ditemukan.

Faktor ekonomi yang kurang mampu, membuat keluarga sebelumnya tidak berani membawa anaknya berobat ke medis. Pihak Puskesmas Dolok dibantu Dinas Sosial Kabupaten Paluta melakukan rujukan ke RSUD untuk melakukan pengobatan.

“Kami dirujuk Puskesmas Kecamatan Dolok dan Dinas Sosial Kabupaten Paluta untuk melakukan pengobatan pada Rabu (6/3) lalu hingga sekarang Selasa (12/3) dengan penanganan dokter spesialis,” ungkap Mora Amri Hasibuan.

Dijelaskannya, awal timbulnya penyakit yang dialami anaknya itu sejak bayi masih berusia 10 hari. Bintik merah timbul di seluruh tubuh anaknya dan berubah menjadi bisul dan mengakibatkan dadanya bolong sedalam 3 sentimeter.

“Awalnya kami kira penyakit bisul biasa dan membuat obat seadanya dari daun sirih. Namun lama kelamaan kondisinya semakin parah dan mengakibatkan dada dan lengan atasnya bolong,” jelasnya.

Sementara dr Tribudi Setiawan Nasution SPB spesialis bedah di RSUD Aek Haruaya menjelaskan, bahwa penyakit yang diderita anak itu dari hasil diagnosa adalah Ulkus. “Sebelumya memang bisul, namun karena kondisi ekonomi keluarga, mereka membuat obat seadanya dari daun sirih, sehingga bisulnya pecah dan kulitnya melepuh dan menimbulkan dadanya bolong,” terangnya.

Lanjut dr Tribudi, memang menurut keterangan ibu bayi, sejak dari lahir anaknya itu belum pernah dimandikan karena tradisi di kampung, sehingga kotor, infeksi dan menyebabkan bisul.

“Dari keterangan ibu bayi, anaknya sejak lahir hingga berusia 2 bulan tidak pernah dimandikan. Itulah tradisi di kampung. Yang jelas badan bayi kotor dan infeksi menimbulkan bisul,” katanya.

Disinggung mengenai kondisi bayi sekarang ini dan penanganan selanjutnya, dr Tribudi Setiawan Nasution mengatakan apabila kondisi sudah membaik dan layak akan dilakukan operasi.

Tambahnya, ia berharap kepada masyarakat Paluta khusunya para orang tua apabila terjadi penyakit yang dianggap sepele, segera berobat ke para medis terdekat.

Diketahui, kondisi bayi berusia 2 bulan itu masih dirawat di RSUD Aek Haruaya Kabupaten Paluta. Kondisi Orang tua bayi yang kurang mampu sangat mengharapkan uluran tangan dari para dermawan yang ingin membantu. (ais)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button