Berita

Bawaslu Minta Keterangan Surya – Taufik Terkait Pengerahan Massa ke KPU

FaseBerita.ID – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Asahan, Khomaidi Hambali Siambaton mengatakan, pihaknya telah melakukan panggilan terhadap tim Surya – Taufik dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Asahan, untuk dimintai klarifikasi atas laporan masyarakat bahwa pasangan ini mengerahkan massa ketika mendaftar ke KPU.

“Kita undang (Surya – Taufik) ke Bawaslu Asahan kemarin untuk mendengarkan klarifikasi dan tanggapan mereka atas laporan itu,” kata Khomaidi kepada wartawan, Jumat (18/9).

Lanjut Khomaidi, setelah mendengarkan penjelasan dari pihak Surya – Taufik, Bawaslu Asahan akan menggelar rapat internal sebelum akhirnya hasil penyelidikan disampaikan ke publik.

“Nanti hasilnya akan kami umumnkan. Sesuai Perbawaslu, atas kasus dugaan pelanggaran yaitu selama 3 hari, bila masih dibutuhkan klarifikasi kembali ditambah dua hari lagi, jadi bisa 5 hari baru diumumkan,” sebutnya.

Khomaidi menjelaskan, mereka yang dipanggil yaitu Bupati Asahan H Surya, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Taufik ZA, Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Asahan Rahmat Hidayat Siregar dan Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Pol PP Pemkab Asahan, Siti Rosmita Hasibuan.

Kehadiran kedua ASN seperti Kadis Kominfo Asahan dan Kabid Trantibum Pol PP tersebut untuk menindaklanjuti temuan dari pelapor maupun temuan anggota Bawaslu di lapangan terkait netralitas ASN, karena mereka berdua tersebut ditemukan pada saat pasangan H Surya – Taufik Zainal Abidin melakukan pendaftaran pada 5 September 2020 lalu di kantor KPU Asahan.

Sedangkan untuk Bupati Asahan H Surya dan mantan Sekda Asahan, Taufik Zainal, lanjut, Khomaidi, keduanya dipanggil karena adanya laporan terkait mobilisasi massa pada saat proses pendaftaran di KPU Asahan. (per/fi)





Back to top button